Pelan-pelan menoleh ke belakang, barulah kusadari bahwa kita semua terus bertumbuh di sepanjang perjalanan ini.

Saat pertama kali masuk ke area alun-alun, aku hanya fokus pada keuntungan berlipat ganda, mengunci win rate setinggi mungkin, dan hanya melihat profit cepat. Setelah melewati satu putaran penuh siklus bullish-bearish—naik-turunnya—sambil menemani tak terhitung banyak saudara di room live yang datang pergi mengikuti angin dan hujan, perlahan aku mulai terlihat oleh lebih banyak orang. Sampai sekarang, setiap malam pukul delapan lewat tiga puluh, saat siaran langsung dimulai, layar penuh bertuliskan “Bos Pabrik keren” menjadi pemandangan yang paling ku nantikan. Metode trading berbasis Bollinger Band yang sudah ku dalami selama bertahun-tahun pun, ikut membawaku untuk tampil di hadapan lebih banyak trader.

Sistem Bollinger Band ini, apa pun itu pasar yang sedang bergejolak maupun tren satu arah, pelepasan sinyalnya jelas dan intuitif: pada pasar sideways, kita bisa mengunci rentang area high-low secara akurat; pada tren satu arah, ketika terjadi pembalikan di titik belok, sinyal untuk keluar (take profit/close) dan untuk entry justru diberikan lebih awal—praktisnya maksimal.

Masih ingat momen ketika dari 82000 kita turun terus sampai 50000, gelombang short besar yang membuat lonjakan profit tebal sekali sampai mengaburkan pikiran semua orang termasuk diriku sendiri. Pada masa itu, kita semua larut dalam sensasi short saat pasar bergerak turun satu arah, mata hanya tertuju pada tren bearish, dan sepenuhnya mengabaikan risiko yang mungkin muncul dari rebound yang kuat. Long yang dipasang di bawah 6万 tidak bisa ditahan—harus keluar lebih dulu—lalu malah berbalik mengejar short. Hasilnya, ritme operasional sepanjang periode itu langsung berantakan, dan tidak sedikit akun saudara mengalami penarikan (drawdown) yang cukup besar.

Kemudian, di rentang 1750 aku mencoba menyesuaikan cara berpikir. Banyak keluarga sempat salah pijak ritme di beberapa tahap, sehingga kepercayaan diri tak sedikit yang terpukul. Indeks besar berputar-putar dan menggilas seperti penggiling di 1850 dan 1950, bolak-balik naik turun. Aku menenangkan diri, lalu mengasah kembali strategi trading; saat pasar sideways, kita lakukan high-sell low-buy berulang, menangkap tiap segmen pergelombangan (swing) dengan lebih tepat. Selama tiga minggu penuh, komunitas dan room live mengikuti ritme itu, pulih bertahap.

Naik turun pergerakan harga—profit maupun loss—semuanya adalah hal yang biasa. Sampai hari ini pun masih ada saudara di room live yang mengungkapkan, “Syukurlah Bos Pabrik tetap menjaga tempat ini, menemani kita melepas posisi satu per satu pelan-pelan.” Di angin dan hujan, aku akan selalu ada—semaksimal mungkin membantu setiap penggemar yang mempercayakanku untuk keluar dari kondisi terjebak.

Di sini juga ingin kuucapkan kepada komunitas dan semua teman di alun-alun: soal benar-salah yang terjadi di masa lalu tidak perlu terlalu dipikirkan. Tenangkan hati, bersabarlah menunggu pasar besar menentukan arah. Aku akan, dengan mengandalkan pengalaman profesional dan praktik bertahun-tahun, dengan mantap membimbing kalian keluar dari kesulitan yang sedang dihadapi saat ini. #厂长布林带之神 #厂长