Berdagang koin selama delapan tahun, dari puluhan ribu menjadi angka delapan digit—kira-kira kamu menebak aku mengandalkan jurus apa dari para dewa? Kalau aku ceritakan, mungkin kamu nggak percaya. Metode ini “kebodohannya” sampai aku merasa malu untuk bilang ke orang.$AKE
Bukan karena aku nggak mau belajar, tapi setelah belajar dari sana-sini aku sadar: indikator-indikator yang kelihatan keren, strategi-strategi yang rumit, dan kabar-kabar orang dalam—pada akhirnya yang paling bikin aku rugi justru ketika aku merasa diri “paling paham”. Lalu aku menghapus semua itu, dan hanya menyisakan satu garis: moving average 20 hari, dan satu indikator: volume transaksi.
Tiga langkah yang bodoh bin ke-bengong-an:
Langkah pertama: hanya beli koin yang “on line” (mengikuti harga di atas MA). Buka chart time harian—aku cuma lihat koin yang harganya berada di atas garis moving average 20 hari. Yang di bawah, meski murah, tetap nggak disentuh. Soalnya koin yang “on line”, setidaknya menunjukkan ada orang yang sedang membeli.
Langkah kedua: tunggu volumenya menyamai dan membesar. Nggak cukup cuma harga berdiri di atas MA; aku harus menunggu sampai volume transaksi terlihat jelas membesar dibanding lima hari sebelumnya, baru aku bergerak. Terobosan tanpa volume—dari sepuluh kali, sembilan kali itu jebakan.$ETH
Langkah ketiga: ambil di “on line”, lepas di “off line”. Setelah aku beli, selama harga masih bertahan di atas MA 20 hari, aku nggak melakukan apa-apa. Kalau suatu hari saat penutupan harga jatuh menembus MA 20 hari, hari berikutnya langsung keluar. Tanpa ragu, tanpa berkhayal.
Cuma tiga langkah itu. Habis. Menurutmu ini bodoh? Aku juga merasa bodoh. Tapi metode ini membuatku luput dari tiga kali penurunan besar, dan juga membuatku stabil menikmati dua gelombang kenaikan utama (main bull run). Para “ahli” yang tiap hari meneliti puncak menyimpang (top divergence) dan dasar menyimpang (bottom divergence)—ada yang ganti tiga akun, ada juga yang sudah keluar dari dunia ini.$SNDK
Hal paling sinis di dunia koin: orang pintar selalu ingin mengambil jalan pintas, dan ujungnya malah rugi paling cepat; sementara orang seperti aku yang keras kepala justru bisa bertahan sampai sekarang. Jangan terus mengincar kaya mendadak dalam semalam. Patuhi satu aturan sederhana itu sampai mati—pasar dengan sendirinya akan memberimu jawabannya.#GrubMarket保密提交美国IPO申请
Bukan karena aku nggak mau belajar, tapi setelah belajar dari sana-sini aku sadar: indikator-indikator yang kelihatan keren, strategi-strategi yang rumit, dan kabar-kabar orang dalam—pada akhirnya yang paling bikin aku rugi justru ketika aku merasa diri “paling paham”. Lalu aku menghapus semua itu, dan hanya menyisakan satu garis: moving average 20 hari, dan satu indikator: volume transaksi.
Tiga langkah yang bodoh bin ke-bengong-an:
Langkah pertama: hanya beli koin yang “on line” (mengikuti harga di atas MA). Buka chart time harian—aku cuma lihat koin yang harganya berada di atas garis moving average 20 hari. Yang di bawah, meski murah, tetap nggak disentuh. Soalnya koin yang “on line”, setidaknya menunjukkan ada orang yang sedang membeli.
Langkah kedua: tunggu volumenya menyamai dan membesar. Nggak cukup cuma harga berdiri di atas MA; aku harus menunggu sampai volume transaksi terlihat jelas membesar dibanding lima hari sebelumnya, baru aku bergerak. Terobosan tanpa volume—dari sepuluh kali, sembilan kali itu jebakan.$ETH
Langkah ketiga: ambil di “on line”, lepas di “off line”. Setelah aku beli, selama harga masih bertahan di atas MA 20 hari, aku nggak melakukan apa-apa. Kalau suatu hari saat penutupan harga jatuh menembus MA 20 hari, hari berikutnya langsung keluar. Tanpa ragu, tanpa berkhayal.
Cuma tiga langkah itu. Habis. Menurutmu ini bodoh? Aku juga merasa bodoh. Tapi metode ini membuatku luput dari tiga kali penurunan besar, dan juga membuatku stabil menikmati dua gelombang kenaikan utama (main bull run). Para “ahli” yang tiap hari meneliti puncak menyimpang (top divergence) dan dasar menyimpang (bottom divergence)—ada yang ganti tiga akun, ada juga yang sudah keluar dari dunia ini.$SNDK
Hal paling sinis di dunia koin: orang pintar selalu ingin mengambil jalan pintas, dan ujungnya malah rugi paling cepat; sementara orang seperti aku yang keras kepala justru bisa bertahan sampai sekarang. Jangan terus mengincar kaya mendadak dalam semalam. Patuhi satu aturan sederhana itu sampai mati—pasar dengan sendirinya akan memberimu jawabannya.#GrubMarket保密提交美国IPO申请