Intip Bagian Dalam STONfi V2 - Kontrak Lebih Banyak dari yang Aku Kira
Dulu aku mengira liquidity pool hanya terdiri dari satu smart contract yang melakukan semuanya. Setelah menggali STONfi V2, ternyata pekerjaan itu dibagi ke empat kontrak khusus, masing-masing berfokus pada satu tanggung jawab. Desain itu membuat proses swap jauh lebih mudah dipahami.
⚙ Empat Komponen Inti
- Router - koordinator yang menerima permintaan dan meneruskannya ke Pool yang tepat.
- Pool - mesin AMM tempat cadangan, penetapan harga, dan perhitungan swap berada.
- LP Account - tempat sementara bagi setoran likuiditas sebelum bergabung dengan pool aktif.
- Vault - kontrak terpisah yang menyimpan referral fee untuk satu pemilik dan satu token.
Alih-alih satu kontrak besar, protokol membagi pekerjaan ke bagian-bagian yang lebih kecil dan saling berkomunikasi melalui pesan.
🔗 Kenapa Cara Ini Berhasil
TON memproses satu pesan masuk per akun dalam satu waktu. Karena itu, sebuah swap adalah rangkaian pesan yang bergerak antar kontrak, bukan satu panggilan kontrak raksasa. Bahkan notifikasi transfer dari wallet jetton pun menjadi bagian dari alur tersebut.
🔄 Apa yang Terjadi Saat Swap
1. Aplikasi memuat data pool melalui SDK.
2. Router meneruskan permintaan.
3. Pool memperbarui saldo dan perhitungan.
4. Router menyelesaikan transfer dan mengembalikan GRM yang tidak terpakai.
🛠 Kenapa Pengembang Harus Peduli
- Tipe Pool baru bisa ditambahkan tanpa perlu membangun ulang Router.
- Selalu ambil alamat Router dari API, bukan meng-hardcode.
- Indexer harus mengikuti jejak pesan secara lengkap, bukan hanya event swap.
💭 Kesimpulanku
Arsitekturnya ternyata lebih kompleks dari yang aku kira, tapi setiap kontrak punya satu tujuan yang jelas. Pemisahan ini membuat upgrade lebih mudah sekaligus menjaga protokol tetap fleksibel. Kompleksitasnya sebagian besar tersembunyi dari pengguna, namun membantu sistem berkembang tanpa harus mendesain ulang semuanya.
$AEON
Dulu aku mengira liquidity pool hanya terdiri dari satu smart contract yang melakukan semuanya. Setelah menggali STONfi V2, ternyata pekerjaan itu dibagi ke empat kontrak khusus, masing-masing berfokus pada satu tanggung jawab. Desain itu membuat proses swap jauh lebih mudah dipahami.
⚙ Empat Komponen Inti
- Router - koordinator yang menerima permintaan dan meneruskannya ke Pool yang tepat.
- Pool - mesin AMM tempat cadangan, penetapan harga, dan perhitungan swap berada.
- LP Account - tempat sementara bagi setoran likuiditas sebelum bergabung dengan pool aktif.
- Vault - kontrak terpisah yang menyimpan referral fee untuk satu pemilik dan satu token.
Alih-alih satu kontrak besar, protokol membagi pekerjaan ke bagian-bagian yang lebih kecil dan saling berkomunikasi melalui pesan.
🔗 Kenapa Cara Ini Berhasil
TON memproses satu pesan masuk per akun dalam satu waktu. Karena itu, sebuah swap adalah rangkaian pesan yang bergerak antar kontrak, bukan satu panggilan kontrak raksasa. Bahkan notifikasi transfer dari wallet jetton pun menjadi bagian dari alur tersebut.
🔄 Apa yang Terjadi Saat Swap
1. Aplikasi memuat data pool melalui SDK.
2. Router meneruskan permintaan.
3. Pool memperbarui saldo dan perhitungan.
4. Router menyelesaikan transfer dan mengembalikan GRM yang tidak terpakai.
🛠 Kenapa Pengembang Harus Peduli
- Tipe Pool baru bisa ditambahkan tanpa perlu membangun ulang Router.
- Selalu ambil alamat Router dari API, bukan meng-hardcode.
- Indexer harus mengikuti jejak pesan secara lengkap, bukan hanya event swap.
💭 Kesimpulanku
Arsitekturnya ternyata lebih kompleks dari yang aku kira, tapi setiap kontrak punya satu tujuan yang jelas. Pemisahan ini membuat upgrade lebih mudah sekaligus menjaga protokol tetap fleksibel. Kompleksitasnya sebagian besar tersembunyi dari pengguna, namun membantu sistem berkembang tanpa harus mendesain ulang semuanya.
$AEON