Indeks Kospi Korea Selatan secara tak terduga lenyap 11% dalam satu sesi yang langsung memicu gelombang aksi jual, membuat Bitcoin turun 2% hingga mendekati kisaran 63.300 USD.

Tekanan ganda muncul ketika arus modal tradisional berbalik menjauh dari aset berisiko, ditambah “siraman air dingin” dari Senat AS saat mereka memutuskan untuk menunda Undang-Undang Penjelasan Kejelasan Mata Uang Kripto (Crypto Clarity Act). Penundaan ini membuat lorong regulasi tetap kabur, sehingga altcoin yang sensitif terhadap tren AI dan Layer-1 seperti FET atau NEAR ikut terkoreksi dalam dari 8% hingga 10%. Saat ini, ETH juga masih kesulitan berada di bawah level psikologis 2.000 USD.

Menurut pandangan saya, fase penyesuaian ini adalah reaksi berantai yang wajar ketika pasar keuangan global sedang berguncang. Pusat perhatian yang benar-benar akan menentukan arah langkah berikutnya terletak pada keputusan suku bunga Fed pada Rabu pekan ini.

Ini bukan waktu untuk buru-buru mengincar dasar atau menggunakan leverage yang terlalu tinggi. Menjaga modal dan mengamati respons BTC di sekitar area support penting jauh lebih berarti dibandingkan mencoba menebak puncak dan dasar. Bersabarlah dan selalu utamakan manajemen risiko.

#BTC #PhapLy #PhanTich #Crypto