Menurut CNBC, Coca-Cola diperkirakan akan melaporkan laba kuartal kedua pada Selasa sebelum bel, dengan Wall Street menyerukan laba per saham sebesar 93 sen dan pendapatan sebesar $13,16 miliar. Perusahaan melaporkan permintaan yang kuat tahun ini meski ada ketidakpastian ekonomi, didukung oleh konsumen berpendapatan lebih tinggi yang membeli produk premium. Coca-Cola juga memproyeksikan pertumbuhan laba per saham sebanding untuk sepanjang tahun sebesar 8% hingga 9% dan pertumbuhan pendapatan organik sebesar 4% hingga 5%. Pada 17 Juli, perusahaan mengungkapkan serangan ransomware pada Fairlife, merek produknya di bidang susu, dan pada Senin menyatakan bahwa pihaknya telah melanjutkan sebagian besar operasi setelah sempat menghentikan produksi. Coke mengatakan gangguan tersebut tidak diharapkan berdampak material pada kondisi keuangan atau operasinya.
