Saat seorang trader membuka posisi, yang dia lihat adalah harga eksekusi miliknya.

Namun bagi pengguna yang mengikuti (copy trading), yang mereka hadapi adalah:
• penundaan eksekusi;
• pembebanan harga pasar;
• likuiditas yang kurang (depth tidak cukup);
• slippage yang melebar;
• bot arbitrase yang “mendahului”.

Terutama pada instrumen populer, di jam-jam dengan volatilitas tinggi—misalnya seorang trader dengan modal beberapa juta membuka posisi, mungkin tidak terlalu berpengaruh.

Tapi jika ada puluhan ribu akun copy trading yang menyalin pada saat yang sama, seketika itu akan terbentuk satu order pasar berukuran sangat besar.

Akibatnya:

Trader tereksekusi di posisi 1.000,
sementara pengguna yang mengikuti bisa tereksekusi di 1.003, bahkan lebih tinggi.

Jika harga terus naik, semua orang mungkin menganggap itu hanya sial sedikit.

Tapi jika hal ini terakumulasi dalam jangka panjang, kerugian akibat eksekusi seperti ini akan terus menggerogoti keuntungan.

Jadi banyak pengguna copy trading akhirnya menyadari:

Bukan strategi trader pasti salah,
bukan juga hanya “nasib”—tapi biaya menyalin (biaya eksekusi) dari diri mereka sendiri terlalu tinggi.



TWAP memang merupakan skema optimasi yang cukup masuk akal.

Misalnya:

Ketika trader membuka posisi sebesar 100.000 dolar, tidak langsung “mengecap” masuk dengan order market sekaligus, melainkan mengatur:
• selesai dalam 30 menit;
• menjalankan sebagian pada interval waktu yang tetap;
• atau membagi eksekusi secara acak.

Pengguna copy trading juga bisa menggunakan mekanisme serupa:
• tidak sepenuhnya sinkron;
• ekseskusi acak dengan delay 1–10 detik;
• mendistribusikan dampak order.

Dengan begitu, Anda dapat mengurangi:
1. lonjakan dampak instan di pasar;
2. ruang untuk arbitrase oleh market maker;
3. kerugian slippage bagi yang mengikuti;
4. pergeseran harga akibat replikasi skala besar.

Di pasar keuangan tradisional, transaksi dengan nilai besar pun pada dasarnya jarang dilakukan langsung dengan menabrakkan order market berukuran raksasa. Lebih sering menggunakan:
• TWAP;
• VWAP;
• iceberg (order gunung es);
• memecah order dengan algoritma.

Alasannya sederhana:

Pasar tidak memiliki likuiditas tanpa batas. Saat Anda mengekspos maksud perdagangan Anda, itu sendiri adalah sebuah biaya.#韩股与纳指相关性创2021年来新高 $ON