#brentcrudefallsabout6%
sejak saya terlibat dalam perdagangan minyak pada tahun 91, kami semua belajar bahwa Abqaiq kemungkinan besar adalah fasilitas produksi minyak mentah paling penting di dunia.

Begitu simbolisnya hingga menjadi fasilitas minyak pertama yang menjadi target Al Qaeda pada Desember 2004 dalam sebuah pesan audio oleh Osama bin Laden.

Jika semua 6 unit kereta stabilisasi benar-benar mengalami kerusakan, ini adalah kabar besar bagi kemampuan KSA untuk bertindak sebagai produsen penyangga (swing producer) minyak mentah sebagai pilihan terakhir. 50% dari seluruh minyak KSA dialirkan melalui Abqaiq.

Saya benar-benar terkejut ini tidak menjadi berita utama di mana-mana. Fasilitas itu saja yang lumpuh bisa menjadi alasan lonjakan 25% pada harga minyak mentah global. Ini tidak bisa dilewati oleh Saudi Aramco dan juga tidak bisa dibangun ulang dengan cepat atau mudah.

Ringkasan singkat tentang fasilitas Abqaiq:

Abqaiq menampung fasilitas stabilisasi minyak mentah terbesar di dunia. Dioperasikan oleh Saudi Aramco, tujuan utamanya adalah mengolah minyak mentah “asin” (sour) menjadi minyak mentah “manis” (sweet) dengan menghilangkan sulfur dan pengotor lainnya, sehingga minyak menjadi aman, stabil, dan siap untuk pengiriman serta ekspor global.

Terletak di Provinsi Timur Arab Saudi, infrastruktur kritis ini mengolah lebih dari 7 juta barel minyak per hari—setara dengan kira-kira 7% dari total pasokan dunia.

Langkah-langkah proses di Abqaiq meliputi:

1) Pemisahan Gas-Min yak: Memisahkan bahan bakar/m i nyak mentah dari sumur (seperti ladang Ghawar yang berdekatan) menjadi minyak dan hidrokarbon lainnya (metana, butana, dan propana).

2) Stabilisasi Min yak Mentah: Menghilangkan hidrogen sulfida dan menurunkan tekanan uap agar minyak mentah tidak memburuk atau meledak selama pengangkutan.

3) Setelah “dimurnikan” di Abqaiq, minyak yang sudah distabilkan dialirkan melalui pipa ke terminal ekspor di Teluk Persia (seperti Ras Tanura) atau Laut Merah (melalui East-West Pipeline)
$ZBT
$UMA
$MMT