Awalnya saya mengira airdrop itu hanya ucapan terima kasih—cara untuk menyerahkan kembali kepemilikan kepada orang-orang yang datang lebih awal. Tapi semakin banyak alokasi yang saya telusuri, semakin terlihat seperti sebuah penyaring, bukan hadiah. Dompet yang melakukan farming testnet dalam lonjakan, lalu menghilang setelah klaim, menunjukkan perilaku yang berbeda dibanding dompet yang tetap aktif selama bulan-bulan yang membosankan saat tidak ada yang bisa difarming. Protokol itu tidak menghargai waktu yang dihabiskan di ekosistem. Protokol itu menghargai bentuk perilaku tertentu—sesuatu yang bisa diakali siapa pun yang bersedia meniru loyalitas selama beberapa minggu. Retensi yang nyata muncul di tempat lain: pada dompet-dompet kecil yang tidak pernah memenuhi syarat untuk tier terbesar, tapi tetap melakukan transaksi. Itulah bagian yang membuat desain insentif sulit dinilai. Anda bisa memberi penghargaan atas kehadiran. Tapi Anda tidak dengan mudah bisa memberi penghargaan atas alasan seseorang bertahan. Jadi pertanyaannya bukan siapa yang menerima airdrop. Melainkan siapa yang masih ada di sini sekarang, saat hadiahnya sudah hilang.
@BabylonLabs_io $BABY #baby