Awalnya saya ragu pada beberapa angka dari @BabylonLabs_io , jadi saya periksa ulang. Hasilnya menarik: protokol ini melindungi sekitar 56.853 BTC (~5,6 miliar USD) di berbagai vault, dengan lebih dari 250 finality providers. Yang membuat saya makin penasaran adalah, dari data publik sejak #baby mainnet beroperasi, belum terlihat ada catatan slashing apa pun.
Itu membuat saya menggali lebih dalam ke EOTS. Menurut rancangan, double-sign akan membuka kunci dengan cara yang bisa dibuktikan secara matematis, memungkinkan penjatuhan hukuman serta pembakaran sepertiga BTC yang didelegasikan. Secara teori, ini adalah mekanisme yang sangat ketat.
Namun, ketika melihat cara sistem dijalankan, saya merasa EOTS saat ini lebih mirip lapisan penjeraan daripada mekanisme yang sudah teruji dalam situasi bertekanan. Ia adalah penghalang perlindungan yang kokoh, tetapi belum terverifikasi dalam kondisi yang menegangkan.
Pertanyaan yang saya ajukan: ketiadaan insiden apakah benar-benar membuktikan bahwa model tersebut mendorong efisiensi? Bisa jadi para FPs patuh karena hukumannya nyata. Tetapi juga mungkin karena sebagian besar kekuasaan delegasi berada pada penyedia besar yang memiliki reputasi untuk melindungi dan insentif yang lebih kecil untuk melakukan kecurangan. Sampai saat ini saya belum bisa memastikan penyebab utamanya apa.
Saya juga memperhatikan faktor lain: periode unlock $BABY berikutnya (~136M token pada 10/8) yang patut dicermati. Hal yang ingin saya tahu: apakah pihak-pihak yang mendelegasikan mulai menarik dana lebih awal untuk mempersiapkan peristiwa ini. Namun, saya masih belum dapat memastikan apakah ini benar-benar merupakan model yang nyata atau hanya sebuah hipotesis.
Saya juga ingin tahu apakah ada yang pernah memantau tiap FP untuk mencari tanda-tanda slashing atau hampir slashing. Di seluruh BSN, mekanisme ini pernah diaktifkan, ataukah masih sebatas langkah pencegahan? $TAG $AKE
Itu membuat saya menggali lebih dalam ke EOTS. Menurut rancangan, double-sign akan membuka kunci dengan cara yang bisa dibuktikan secara matematis, memungkinkan penjatuhan hukuman serta pembakaran sepertiga BTC yang didelegasikan. Secara teori, ini adalah mekanisme yang sangat ketat.
Namun, ketika melihat cara sistem dijalankan, saya merasa EOTS saat ini lebih mirip lapisan penjeraan daripada mekanisme yang sudah teruji dalam situasi bertekanan. Ia adalah penghalang perlindungan yang kokoh, tetapi belum terverifikasi dalam kondisi yang menegangkan.
Pertanyaan yang saya ajukan: ketiadaan insiden apakah benar-benar membuktikan bahwa model tersebut mendorong efisiensi? Bisa jadi para FPs patuh karena hukumannya nyata. Tetapi juga mungkin karena sebagian besar kekuasaan delegasi berada pada penyedia besar yang memiliki reputasi untuk melindungi dan insentif yang lebih kecil untuk melakukan kecurangan. Sampai saat ini saya belum bisa memastikan penyebab utamanya apa.
Saya juga memperhatikan faktor lain: periode unlock $BABY berikutnya (~136M token pada 10/8) yang patut dicermati. Hal yang ingin saya tahu: apakah pihak-pihak yang mendelegasikan mulai menarik dana lebih awal untuk mempersiapkan peristiwa ini. Namun, saya masih belum dapat memastikan apakah ini benar-benar merupakan model yang nyata atau hanya sebuah hipotesis.
Saya juga ingin tahu apakah ada yang pernah memantau tiap FP untuk mencari tanda-tanda slashing atau hampir slashing. Di seluruh BSN, mekanisme ini pernah diaktifkan, ataukah masih sebatas langkah pencegahan? $TAG $AKE
🛡️ Real slashing
60%
👥 Trusted FPs
20%
⚖️ Both factors
20%
❓ Still unclear
0%
10 Voting • Voting ditutup