Semuanya baik-baik saja, tapi kami takut pada badai.
Karena badai bisa merenggut sesuatu yang sangat dekat dengan jiwa; jika itu pergi,
jiwa tidak ingin tetap berada di dalam penghalang. Jiwa ingin memecahkan penghalang itu. Kadang-kadang jiwa berharap untuk tidak tinggal di dalamnya.
Kadang ia mampu.
Dan kadang ia tidak.

Suatu hari nanti, ia tidak akan tinggal sesuai dengan cuaca yang kita inginkan atau tidak.

Saat aku mengatakan “kami”, maksudku semua orang yang mengalaminya.
Jadi, bersandar pada Allah, Pencipta segala sesuatu, adalah pilihan terbaik. Karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan.

Tapi kita bisa melakukan sesuatu untuk hal-hal yang kita inginkan dan yang tidak.

Ini adalah doa kepada Sang Pencipta yang bisa mengubah masa depan.
Jadi, selalu melangkah menuju masa depan yang benar-benar kamu inginkan.

Bagiku: Menantikan itu. 😊

#someone