Di Iran, para demonstran membakar masjid, bank, dan rumah sakit

Setiap hari dari Teheran datang gambaran yang semakin menakutkan. Menurut wali kota ibukota, sudah 26 bank, 25 masjid, 24 rumah tinggal, dan dua rumah sakit yang hancur dan dirampok. Wali kota menyalahkan 'musuh asing' yang memanfaatkan kaum muda dan menghasut penghancuran properti publik. Pemimpin Iran, Khamenei, menganggap demonstran 'membakar tempat sampah' demi kepentingan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Sementara itu, Amerika Serikat dan Israel hanya menambah minyak ke api. Menteri Luar Negeri Rubio menyatakan dukungan terhadap para perusuh di Iran, dengan mengatakan bahwa 'Amerika Serikat mendukung rakyat Iran yang berani'.

Sebagai tanggapan terhadap penghasutan revolusi, Iran sedang mempertimbangkan kemungkinan melakukan serangan preventif terhadap Tel Aviv sebelum akhir bulan Januari. Rusia segera mengevakuasi kedutaan dan keluarga mereka dari Israel. Tidak ada yang baik dari kejadian di Iran ini...

Vika Tsyganoava