Berita besar lainnya telah muncul di pasar kripto. Exchange kripto ternama, BitMart, mengumumkan bahwa mereka sedang menutup layanan trading globalnya secara bertahap. Sejak kabar ini muncul, harga token milik perusahaan sendiri, BMX, turun lebih dari 60% hanya dalam 24 jam, sehingga membuat para investor terkejut.
Menurut BitMart, registrasi baru, deposit kripto dan fiat, serta trading baru telah dihentikan. Perusahaan menyatakan bahwa hingga 26 Agustus 2026, trading spot dan futures akan sepenuhnya ditutup, sementara setelah itu platform juga akan diakhiri secara bertahap.
Perusahaan menyarankan kepada pengguna untuk segera menutup posisi terbuka, menarik dana, serta menyimpan catatan akun mereka. Meski penarikan masih berlangsung, namun kemungkinan terjadi keterlambatan karena banyaknya permintaan atau pemeriksaan keamanan.
BitMart tidak menyebutkan alasan spesifik untuk penutupannya. Perusahaan mengatakan keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi pasar saat ini, keadaan bisnis, dan strategi masa depan. Perusahaan juga menegaskan bahwa keputusannya ini bukan karena peretasan, kebangkrutan, atau tindakan regulatori.
Setelah pengumuman ini, harga token BMX mengalami penurunan yang signifikan karena pentingnya token tersebut secara langsung terkait dengan bursa BitMart. Ketika perdagangan di platform tersebut hampir berakhir, kegunaan token pun ikut berkurang, dan dampaknya terlihat pada harga secara langsung.
Berita ini juga menjadi pelajaran penting bagi investor kripto. Jika Anda menyimpan kripto dalam jumlah besar di satu bursa, sebaiknya pindahkan ke wallet pribadi yang aman. Selain itu, selalu pantau pembaruan resmi dari bursa dan hindari rumor atau tautan palsu apa pun.
Dalam pasar kripto, fluktuasi adalah hal yang wajar, tetapi kejadian seperti ini mengingatkan bahwa selain berinvestasi, keamanan dan manajemen risiko juga sama pentingnya.
