Semakin saya memikirkan peran Bitcoin di luar jaringannya sendiri, semakin tidak menarik gagasan sekadar menambahkan utilitas ke BTC. Pertanyaan yang lebih sulit adalah apakah kepemilikan Bitcoin dapat mendukung jaringan lain sekaligus menjaga kustodi, otoritas eksekusi, dan akuntabilitas tetap terpisah dengan jelas.
Jaringan tradisional biasanya menggabungkan peran-peran ini. Peserta yang sama mengamankan rantai, memvalidasi transaksi, dan memengaruhi riwayat yang dianggap sah. @BabylonLabs_io challenges model ini dengan memisahkan peran Bitcoin sebagai fondasi keamanan ekonomi dari peran rantai-rantai terkait dalam eksekusi, tanpa mengharuskan BTC keluar dari Bitcoin atau dipindahkan di bawah kendali sistem lain.
Desain Babylon untuk Bitcoin Staking bukan sekadar soal menempatkan BTC yang menganggur agar bekerja. Desain ini menciptakan hubungan baru antara kepemilikan dan partisipasi jaringan: pemegang BTC memberikan keamanan ekonomi yang dijamin oleh Bitcoin sambil tetap mempertahankan kepemilikan atas BTC mereka, tanpa harus menjadi bertanggung jawab atas eksekusi rantai lain.
Makna dari sekitar 65K BTC milik Babylon bukanlah angka itu sendiri. Angka tersebut menunjukkan bahwa kepemilikan Bitcoin dapat memberikan nilai keamanan kepada jaringan eksternal sambil tetap berlabuh pada sifat-sifat Bitcoin.
Pemegang BTC tidak menjadi validator rantai lain hanya dengan melakukan staking. Pemegang BTC menyediakan komitmen ekonomi, Finality Providers berpartisipasi dalam memberikan jaminan keamanan tersebut, dan rantai-rantai terkait tetap bertanggung jawab atas eksekusi mereka sendiri.
Pemisahan ini tidak menghilangkan risiko; pemisahan ini membuat akuntabilitas menjadi terlihat. Bahkan aktivasi pun mencerminkan prinsip ini: sebelum Bitcoin staking menjadi aktif, peserta menunggu 30 konfirmasi Bitcoin.
Bagi saya, terobosan Babylon bukanlah membuat Bitcoin lebih dapat diprogram. Terobosan itu adalah memungkinkan kepemilikan Bitcoin memengaruhi lebih banyak jaringan tanpa memaksa pemegang menyerahkan kendali, sekaligus berkembang menuju model di mana pengguna memahami apa yang mereka miliki, kustodi tetap berada di mana, siapa yang mengeksekusi, dan siapa yang bertanggung jawab ketika kepercayaan diuji.
#baby $BABY $BANK $BTW
Ketika kepemilikan tetap berada di satu pihak tetapi eksekusi menjadi tanggung jawab pihak lain, apa yang menciptakan kepercayaan?