Ketika DeFi Beradaptasi dengan Bitcoin—Bukan Cara Lainnya

Saya terus memikirkan bagaimana sebagian besar sistem DeFi menyambut Bitcoin dengan satu syarat: ubah dulu. Bungkus (wrap), jembatani (bridge), atau percayakan pada orang lain untuk menyimpannya. Bagi saya, itu tidak pernah terasa seperti peningkatan. Itu terasa seperti meminta aset terkuat di kripto untuk berkompromi sebelum ikut dalam percakapan.

Yang membuat pendekatan Babylon × Aave v4 menonjol adalah cara pandangnya yang dimulai dari hal yang berbeda. Alih-alih membengkokkan Bitcoin agar sesuai dengan DeFi, pendekatan ini mencoba membentuk DeFi mengikuti aturan Bitcoin sendiri. Saya suka memikirkannya seperti merancang sebuah rumah di sekitar pohon tua, bukan menebang pohon itu hanya karena tidak sesuai dengan cetak biru.

Roadmap terbaru membuat gagasan itu terasa lebih nyata. Kemitraan Babylon dengan Aegis menargetkan Q4 2026 untuk menghadirkan pinjaman dengan suku bunga tetap yang didukung oleh Bitcoin native, sementara jaringan telah menarik lebih dari 56.800 BTC untuk staking. Angka-angka itu penting karena menunjukkan bahwa orang memilih model yang menjaga Bitcoin tetap berakar di tempatnya—bukan memindahkannya demi kenyamanan.

Yang paling saya hargai bukanlah kecepatan—melainkan kejujuran. Menunggu konfirmasi dan menerima penundaan penebusan memang tidak terlihat keren, tetapi itu mencerminkan bagaimana Bitcoin dirancang untuk bekerja. Kadang, jalur paling aman adalah yang menolak mengambil jalan pintas.

Kemajuan yang sesungguhnya bukanlah mengajari Bitcoin untuk berperilaku seperti DeFi—melainkan mengajari DeFi untuk menghormati Bitcoin tanpa memintanya menjadi sesuatu yang lain.

#baby $BABY @BabylonLabs_io