Bertani vs. Staking di STONfi: Ini Bedanya

Saat pertama kali mulai memakai STONfi, saya mengira farming dan staking itu pada dasarnya sama. Setelah mencoba keduanya, saya menyadari kalau keduanya punya tujuan yang sangat berbeda.

APA ITU FARMING?

Farming dimulai dengan menyediakan likuiditas ke sebuah pool, seperti STON/USDT.

Sebagai balasannya, Anda akan menerima token LP dan memperoleh reward dari farm yang sedang aktif. Penghasilan Anda bergantung pada faktor seperti APR farm dan berapa lama Anda mempertahankan likuiditas Anda di dalam pool.

Hal penting yang perlu diingat adalah hasil Anda dapat berubah dari waktu ke waktu, dan karena Anda menyediakan likuiditas, impermanent loss adalah sesuatu yang perlu dipertimbangkan.

APA ITU STAKING?

Staking jauh lebih sederhana.

Alih-alih menyediakan likuiditas, Anda mengunci STON Anda selama periode antara 3 hingga 24 bulan. Selama STON Anda terkunci, Anda memperoleh reward GEMSTON dan menerima ARKENSTON, yang memberi Anda hak suara dalam STONfi DAO.

Berbeda dari farming, Anda tidak perlu memasangkan STON dengan token lain.

MANA YANG LEBIH BAIK?

Tergantung tujuan Anda.

Jika Anda ingin mendapatkan reward dengan mendukung likuiditas dan tidak keberatan dengan fluktuasi pasar, farming mungkin lebih cocok.

Jika Anda percaya pada STONfi dalam jangka panjang dan ingin hak tata kelola sambil tetap memperoleh reward, staking bisa jadi pilihan yang lebih baik.

PANDANGAN SAYA

Saya tidak melihat farming dan staking sebagai kompetitor.

Saya memakai farming saat ingin aset saya menghasilkan imbal hasil lewat liquidity pool, dan saya memandang staking sebagai komitmen jangka panjang untuk ekosistem STONfi.

Memahami perbedaannya membantu saya memilih strategi yang tepat, bukan menganggap keduanya sama.

Explore - @STONfi DEX

$SOL $XRP

#altcoins #SpaceXStarshipCompletesFirstTestFlightSinceListing