APA ITU ILMU DESENTRALISASI ?

Anggaplah DeSci (Ilmu Desentralisasi) sebagai cara untuk memperbaiki cara kerja ilmu pengetahuan dengan menggunakan jenis teknologi yang sama yang menggerakkan hal-hal seperti Bitcoin atau koleksi digital.

Saat ini, ilmu pengetahuan memiliki beberapa "bos" (perusahaan besar dan pemerintah) yang memutuskan apa yang akan dipelajari. DeSci ingin mengembalikan kekuasaan itu kepada para ilmuwan dan publik.

šŸ Tiga Masalah Besar yang Diperbaiki oleh DeSci:

Untuk memahami DeSci, Anda harus melihat apa yang rusak dalam "Ilmu Normal" saat ini:

1. Masalah "Uang"
Saat ini, para ilmuwan menghabiskan sekitar setengah waktu mereka untuk menulis aplikasi panjang untuk meminta uang (hibah). Jika "bos" tidak menganggap suatu ide populer, ilmuwan tersebut tidak mendapatkan apa-apa.

Alih-alih memiliki satu bos besar, ribuan orang biasa dapat menyumbangkan beberapa dolar untuk mendanai proyek yang mereka pedulikan (seperti obat untuk penyakit langka).

2. Masalah "Paywall"
Ketika seorang ilmuwan menemukan sesuatu yang keren, mereka menerbitkannya di sebuah majalah. Namun majalah ini sering kali mengenakan biaya besar hanya untuk membacanya! Ini berarti banyak orang tidak bisa belajar dari penelitian terbaru.

Semua penelitian dipublikasikan secara online secara gratis sehingga siapa pun di dunia dapat membacanya dan menggunakannya untuk membangun hal-hal yang lebih keren.

3. Masalah "Kepercayaan"

Terkadang sulit untuk mengetahui apakah data seorang ilmuwan 100% nyata karena disimpan di komputer pribadi mereka.

Para ilmuwan menempatkan data mereka di Blockchain (catatan digital yang tidak bisa dihapus atau diubah oleh siapa pun). Ini membuatnya mustahil untuk "curang" atau menyembunyikan kesalahan.

šŸ Bagaimana Ini Sebenarnya Bekerja: DAOs

Inti dari DeSci adalah sesuatu yang disebut Organisasi Otonom Desentralisasi.

Di sini, ini seperti klub ilmu pengetahuan global di mana:

1. Anggota: ilmuwan dan orang biasa) memiliki token digital khusus.
2. Pemungutan Suara: Anggota menggunakan token mereka untuk memilih eksperimen mana yang harus dilakukan oleh klub.
3. Kepemilikan: Jika klub menemukan obat baru, anggota sebenarnya memiliki sebagian dari penemuan itu, bukan perusahaan farmasi besar yang memiliki semuanya.