Semakin lama meneliti Babylon, semakin saya merasa bahwa yang paling perlu dibuktikan sekarang bukanlah “masih bisa menggaet siapa”, melainkan apakah kolaborasi-kolaborasi ini benar-benar menghadirkan aset nyata, pengguna nyata, dan transaksi nyata.
Daftar partner memang terlihat sangat mengesankan: Aave menangani likuiditas pinjam-meminjam, Ledger telah menjual lebih dari 8 juta perangkat penandatangan, GoMining mengusulkan aktivasi hingga 1000 BTC, dan yang terbaru lagi menggandeng Aegis untuk pinjam-meminjam dengan suku bunga tetap. Kalau hanya dilihat dari susunan timnya, Babylon seperti sudah merangkai semua: pintu masuk ke dompet, pasar pinjaman, dan skenario imbal hasil.
Namun justru di sinilah masalahnya: pintu masuk tidak sama dengan pengguna, niat kerja sama tidak sama dengan realisasi aset, dan “dukungan maksimal 1000 BTC” juga tidak berarti benar ada 1000 BTC yang benar-benar masuk.
Produk bersama yang diumumkan dengan Aave sebelumnya menargetkan rilis pada April 2026, dan masih harus melewati persetujuan tata kelola. Kini sudah bulan Juli, dan TBV yang dipromosikan utama di situs Babylon masih berupa testnet; sementara produk suku bunga tetap Aegis yang diumumkan pada akhir Juni, perkiraan waktunya juga mundur menjadi kuartal IV 2026. Berita kerja sama datang bertubi-tubi, tetapi produk yang benar-benar bisa digunakan pengguna biasa tampaknya selalu “segera hadir”.$BTC
Di situs Babylon saat ini tercantum sekitar 56853 BTC ikut staking, yang menunjukkan bahwa Babylon memang punya kemampuan untuk menarik aset. Namun yang benar-benar kurang dalam ekosistem adalah mengubah kumpulan aset ini menjadi metrik pinjaman yang bisa diamati, jumlah peminjam yang aktif, likuiditas stablecoin yang stabil, biaya transaksi, dan tingkat penggunaan berulang.$NVDAB
Jadi, pertanyaan saya terhadap @BabylonLabs_io sangat gamblang: apakah para partner sedang benar-benar menyediakan skenario nyata untuk Babylon, atau justru Babylon sedang memberikan “pajangan narasi” baru bagi partner dalam putaran eksposur berikutnya?
Tahap berikutnya jangan hanya mengumumkan “siapa yang bergabung”, tetapi lebih penting untuk mempublikasikan “setelah bergabung, sebenarnya apa yang terjadi”.
#baby $BABY
Daftar partner memang terlihat sangat mengesankan: Aave menangani likuiditas pinjam-meminjam, Ledger telah menjual lebih dari 8 juta perangkat penandatangan, GoMining mengusulkan aktivasi hingga 1000 BTC, dan yang terbaru lagi menggandeng Aegis untuk pinjam-meminjam dengan suku bunga tetap. Kalau hanya dilihat dari susunan timnya, Babylon seperti sudah merangkai semua: pintu masuk ke dompet, pasar pinjaman, dan skenario imbal hasil.
Namun justru di sinilah masalahnya: pintu masuk tidak sama dengan pengguna, niat kerja sama tidak sama dengan realisasi aset, dan “dukungan maksimal 1000 BTC” juga tidak berarti benar ada 1000 BTC yang benar-benar masuk.
Produk bersama yang diumumkan dengan Aave sebelumnya menargetkan rilis pada April 2026, dan masih harus melewati persetujuan tata kelola. Kini sudah bulan Juli, dan TBV yang dipromosikan utama di situs Babylon masih berupa testnet; sementara produk suku bunga tetap Aegis yang diumumkan pada akhir Juni, perkiraan waktunya juga mundur menjadi kuartal IV 2026. Berita kerja sama datang bertubi-tubi, tetapi produk yang benar-benar bisa digunakan pengguna biasa tampaknya selalu “segera hadir”.$BTC
Di situs Babylon saat ini tercantum sekitar 56853 BTC ikut staking, yang menunjukkan bahwa Babylon memang punya kemampuan untuk menarik aset. Namun yang benar-benar kurang dalam ekosistem adalah mengubah kumpulan aset ini menjadi metrik pinjaman yang bisa diamati, jumlah peminjam yang aktif, likuiditas stablecoin yang stabil, biaya transaksi, dan tingkat penggunaan berulang.$NVDAB
Jadi, pertanyaan saya terhadap @BabylonLabs_io sangat gamblang: apakah para partner sedang benar-benar menyediakan skenario nyata untuk Babylon, atau justru Babylon sedang memberikan “pajangan narasi” baru bagi partner dalam putaran eksposur berikutnya?
Tahap berikutnya jangan hanya mengumumkan “siapa yang bergabung”, tetapi lebih penting untuk mempublikasikan “setelah bergabung, sebenarnya apa yang terjadi”.
#baby $BABY