Menurut Lianhe Zaobao yang mengutip Xinhua, Komando Pusat AS mengatakan pasukan AS melepaskan tembakan pada sebuah kapal tanker minyak di Teluk Oman pada Jumat, 24 Juli, dan melumpuhkan kapal tersebut saat kapal itu sedang berlayar menuju Iran. Juru bicara Komando Pusat, Hawkins, kepada media AS mengatakan bahwa tanker tersebut melanggar blokade maritim AS terhadap Iran, setidaknya mencoba empat kali untuk menembus blokade, dan kru berulang kali mengabaikan peringatan serta menolak bekerja sama. Pasukan AS kemudian menembaki ruang mesin kapal tanker, sehingga kapal tersebut tidak dapat melanjutkan pelayaran. Sejak AS melanjutkan blokade maritim terhadap Iran pada 14 Juli, ini merupakan kapal niaga kedua yang terkena tembakan pasukan AS dan menjadi tidak mampu melakukan navigasi. AS juga memaksa 12 kapal lainnya mengubah haluan.
