Anak-anak terkenal dari Ghetto Triplets Uganda menyampaikan penampilan bersejarah bersama ikon pop global Shakira dan bintang Afrobeats Nigeria Burna Boy dalam Pertunjukan Paruh Waktu Final Piala Dunia FIFA pertama yang pernah ada pada 19 Juli 2026.Komunitas tari muda tersebut tampil di panggung global di Stadion MetLife di East Rutherford, New Jersey, sambil menari mengikuti lagu kebangsaan resmi turnamen, "Dai Dai".Rincian Utama PenampilanUndangan: Shakira secara pribadi mengundang Ghetto Kids setelah melihat video viral tentang koreografi improvisasi mereka untuk musiknya secara online.Panggung: Mereka tampil di depan lebih dari 80.000 penonton stadion dan siaran televisi global dengan audiens lebih dari 1 miliar orang selama final Spanyol vs Argentina.Mengatasi Hambatan: Peraturan perjalanan yang ketat hampir menggagalkan perjalanan tersebut, memaksa rombongan anak-anak beranggotakan 11 orang menjalani karantina menyulitkan selama 21 hari dengan rute memutar melalui Ekuador agar bisa tiba di Amerika Serikat tepat waktu.Balik Layar: Setelah penampilan mereka, sebuah laporan berita yang banyak dibagikan mengungkapkan bahwa karena anak-anak tersebut tidak memiliki tiket tempat duduk penonton, mereka sempat diminta untuk meninggalkan area utama bowl stadion. Shakira segera turun tangan, membeli tiket resmi pertandingan final untuk seluruh kelompok, dan mengundang mereka menjadi kru tari tamunya untuk tur global mendatangnya.Tentang Ghetto KidsDibentuk pada 2014 oleh pendidik Dauda Kavuma di kawasan Katwe, Kampala, Inspire Ghetto Kids Foundation adalah sebuah LSM yang menggunakan musik dan tari untuk mendukung anak-anak yatim, jalanan, dan anak-anak rentan di seluruh Uganda dengan menyediakan tempat tinggal, layanan kesehatan, dan pendidikan. Menjelang Piala Dunia, kelompok viral tersebut meraih pengakuan internasional dengan melaju ke babak final Britain's Got Talent pada 2023.Ingin tahu lebih lanjut tentang jadwal tur Ghetto Kids yang akan datang bersama Shakira, atau Anda tertarik untuk mengetahui cara mendukung yayasan mereka di Uganda?AI bisa membuat kesalahan, jadi periksa kembali respons