Di sela-sela larut malam memantau layar, membalikkan ponsel ke meja, lalu melamun selama dua menit. Tiba-tiba terasa bahwa perubahan terbesar saat tinggal sendirian selama beberapa tahun terakhir bukanlah bisa menanggung semuanya sendirian, melainkan belajar untuk tetap memperlakukan diri sendiri dengan baik saat “tidak ada yang melihat”——lampu harus dinyalakan, sandal harus dipakai, dan saat roti kukus/man-tou lewat mendekat, harus disentuh sampai cukup. Dulu selalu merasa hidup baru benar-benar berarti kalau menunggu hal besar terjadi; sekarang justru merasa bahwa mampu mengerti dan merawat detail-detail kecil seperti ini, itulah yang benar-benar membuat stabil.

#深夜碎碎念 #KeseharianTinggalSendirian