Menurut Axios, sebuah panel Aturan & Anggaran Dasar Komite Nasional Demokrat (DNC) yang berpengaruh telah memilih secara pendahuluan Carolina Selatan untuk menjadi tuan rumah pemilihan pendahuluan presiden Demokrat pertama tahun 2028, menempatkannya di atas Nevada dalam sebuah pemungutan suara yang masih memerlukan ratifikasi penuh DNC. Panel tersebut mengatakan Carolina Selatan diangkat karena merupakan negara bagian yang beragam dan berukuran kecil, sehingga para kandidat dapat bersaing tanpa anggaran iklan besar. Keputusan itu muncul setelah debat yang penuh perselisihan, yang memecah Demokrat Kulit Hitam dan Latino, serta kubu progresif dan moderat. Demokrat Carolina Selatan dan sekutunya berargumen bahwa pemilih kulit hitam akan merasa dikhianati jika negara bagian itu tidak menjadi yang pertama, sementara pendukung Nevada menyebut pemilihnya yang besar dari kalangan Latino dan kelas pekerja. Axios juga melaporkan bahwa mantan Wakil Presiden Kamala Harris dapat diuntungkan dari langkah ini karena ia memimpin calon bidang Demokrat 2028 di kalangan pemilih kulit hitam. New Hampshire dan kemungkinan Iowa masih bisa mencoba menggelar kontes mereka sendiri, meskipun ada aturan Demokrat baru yang ditujukan untuk menghukum negara bagian yang membolos dari antrean.
