DXY menembus level 100 saat harga minyak dan ketegangan AS – Iran semakin memanas, sehingga koreksi Bitcoin di sekitar 66.000 USD tidak lagi menjadi cerita khas dari grafik BTC saja. Bagi holder dan trader kripto, risikonya terletak pada kemungkinan arus dana kembali berlindung ke USD, sementara ekspektasi bahwa The Fed akan melonggarkan kebijakan didorong makin jauh.
Ini adalah tipe berita yang bisa memicu perdebatan di pasar: USD yang menguat adalah sinyal bertahan untuk jangka pendek, atau tekanan yang cukup besar untuk menekan ritme rebound kripto? Jawabannya bergantung pada tiga variabel yang bergerak bersamaan: minyak, imbal hasil obligasi, dan probabilitas The Fed menaikkan suku bunga.

DXY menembus di atas 100 saat minyak dan Iran memicu kembali risiko kenaikan inflasi
Indeks DXY menembus di atas 100 ketika investor meningkatkan permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven. Dasarnya adalah ketegangan antara AS dan Iran, serta kekhawatiran harga minyak akan terus melonjak jika jalur pengangkutan energi di Timur Tengah terganggu.

Grafik harga DXY pada pukul 10:50 tanggal 23/7
Tekanan dari minyak tidak berhenti pada aspek psikologis. MarketWatch menyebutkan Brent kembali ke area di atas 95 USD/barel, imbal hasil Treasury 10 tahun sekitar 4,65%, sedangkan imbal hasil 30 tahun bertahan di atas 5% dalam waktu terpanjang sejak 2007. Ketika minyak dan imbal hasil sama-sama tinggi, saham pertumbuhan, aset berisiko, dan crypto semuanya membayar harganya dengan biaya modal yang lebih mahal.
Mengapa DXY penting bagi crypto saat ini?
DXY yang kuat tidak langsung membuat garis penurunan yang jelas untuk Bitcoin, tetapi membuat persoalan arus kas menjadi lebih sulit. Ketika USD naik, investor global cenderung mengutamakan uang tunai dolar AS, obligasi jangka pendek, atau aset yang perubahannya tidak terlalu besar. Stablecoin mungkin tetap bertambah ukurannya, namun arus stablecoin baru belum tentu langsung berpindah ke BTC dan altcoin jika trader masih takut terhadap volatilitas makro.
Hal yang patut dicatat adalah pasar crypto baru saja melewati fase rebound yang sangat bergantung pada harapan akan likuiditas. Jika minyak tetap tinggi, The Fed punya lebih sedikit alasan untuk melunak. Saat itu terjadi, posisi dengan leverage di futures mudah tersangkut di antara dua kekuatan: harga spot tidak turun terlalu dalam, tetapi funding dan volatilitas masih cukup untuk membuat order jangka pendek tersapu.
Untuk altcoin, USD yang menguat juga menciptakan lapisan penyaringan tambahan. Dana biasanya berputar ke Bitcoin terlebih dahulu, lalu baru beralih ke token berisiko tinggi. Jika BTC hanya bergerak menyamping di bawah area resistensi saat DXY terus naik, banyak altcoin bisa kekurangan likuiditas untuk mempertahankan laju reli. Inilah alasan trader tidak seharusnya hanya melihat persentase kenaikan harian dari setiap koin.
Tiga sinyal yang sebaiknya dipantau dalam beberapa sesi ke depan
Pertama adalah harga minyak Brent. Jika minyak terus bertahan di kisaran 90–95 USD/barel, tekanan inflasi dapat kembali, sehingga ekspektasi bahwa The Fed akan menahan suku bunga pada level tinggi atau terus memperketat kebijakan moneter semakin meningkat. Ini biasanya menjadi lingkungan yang tidak menguntungkan bagi aset berisiko seperti Bitcoin.

3 sinyal yang sebaiknya dipantau
Faktor kedua adalah imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun. Ketika imbal hasil naik dan mendekati level puncak sebelumnya, biaya modal ikut meningkat, sehingga arus dana cenderung bergeser ke aset-aset yang lebih aman. Hal ini dapat menambah tekanan pada pasar mata uang kripto.
Terakhir adalah respons Bitcoin di area resistensi 67.000–69.000 USD. Jika BTC menembus area ini dengan volume transaksi spot yang meningkat secara jelas, itu menjadi sinyal bahwa arus dana riil benar-benar kembali ke pasar. Sebaliknya, jika harga naik hanya karena aktivitas di pasar derivatif namun tanpa dukungan dari likuiditas spot, risiko munculnya kenaikan yang “semu” lalu berbalik arah dengan cepat tetap perlu diperhitungkan.
EmaCrypto merangkum
Pernyataan penafian
Berdasarkan Keputusan Pemerintah Nomor 05/2025/NQ-CP tanggal 9/9/2025, seluruh informasi di Emacrypto.com hanya bersifat referensi, bukan merupakan rekomendasi keuangan atau saran investasi. Investor perlu melakukan riset secara mandiri dengan cermat dan bertanggung jawab atas keputusan mereka.
Sumber : https://emacrypto.com/dxy-vuot-100-bitcoin-co-bi-hut-thanh-khoan-vi-dau-va-iran/

