Saat ini alun-alun semakin menaruh perhatian pada masalah yang bersifat transaksi
Ini juga harapan saya selama ini
Agar para KOL yang punya kemampuan trading mengajari pemula, bukan seperti sebelumnya—membiarkan KOL yang membuat pemula merasa nyaman mengajari pemula
Pemula yang baru masuk ke dunia koin pada dasarnya sudah banyak memiliki celah-buta, dan trading itu sendiri juga punya kesalahpahaman. Misalnya, saat membuka posisi: trading yang menghasilkan profit harus menunggu peluang yang tepat untuk dieksekusi, bukan berdasarkan suasana hati si pemula. Dan kesalahpahaman pemula itu adalah, jika gurunya hebat, maka guru bisa kapan saja dan di mana saja membuka posisi untuk menghasilkan uang. Dari situlah banyak guru memanfaatkan psikologi pemula
Mereka sering membuka posisi: sehari membuka 800 arah, mengambil take profit puluhan poin hingga ratusan poin, menipu pemula. Atau mereka hanya memberikan analisis yang serba samar namun sama sekali tidak punya dasar trading, berpura-pura paham trading, seolah-olah analisis dan praktik trading bisa dilakukan. Memang, analisis dan trading tidak sepenuhnya tidak ada hubungan, tetapi kenyataannya hubungannya tidak begitu besar
Jadi menurut saya, alun-alun memang benar-benar mendengarkan saran dari kami yang praktisi. Mereka sedang berupaya agar KOL yang bisa membimbing orang untuk menghasilkan uang benar-benar muncul. Dulu kenapa tidak langsung dipotong habis, karena seperti kata-kata itu lagi: butuh arus/traffic (penonton). Ada beberapa KOL yang tidak punya kemampuan trading apa pun, tapi sangat pandai membuat arus. Namun sekarang, alun-alun jelas jauh lebih kuat
Ini juga harapan saya selama ini
Agar para KOL yang punya kemampuan trading mengajari pemula, bukan seperti sebelumnya—membiarkan KOL yang membuat pemula merasa nyaman mengajari pemula
Pemula yang baru masuk ke dunia koin pada dasarnya sudah banyak memiliki celah-buta, dan trading itu sendiri juga punya kesalahpahaman. Misalnya, saat membuka posisi: trading yang menghasilkan profit harus menunggu peluang yang tepat untuk dieksekusi, bukan berdasarkan suasana hati si pemula. Dan kesalahpahaman pemula itu adalah, jika gurunya hebat, maka guru bisa kapan saja dan di mana saja membuka posisi untuk menghasilkan uang. Dari situlah banyak guru memanfaatkan psikologi pemula
Mereka sering membuka posisi: sehari membuka 800 arah, mengambil take profit puluhan poin hingga ratusan poin, menipu pemula. Atau mereka hanya memberikan analisis yang serba samar namun sama sekali tidak punya dasar trading, berpura-pura paham trading, seolah-olah analisis dan praktik trading bisa dilakukan. Memang, analisis dan trading tidak sepenuhnya tidak ada hubungan, tetapi kenyataannya hubungannya tidak begitu besar
Jadi menurut saya, alun-alun memang benar-benar mendengarkan saran dari kami yang praktisi. Mereka sedang berupaya agar KOL yang bisa membimbing orang untuk menghasilkan uang benar-benar muncul. Dulu kenapa tidak langsung dipotong habis, karena seperti kata-kata itu lagi: butuh arus/traffic (penonton). Ada beberapa KOL yang tidak punya kemampuan trading apa pun, tapi sangat pandai membuat arus. Namun sekarang, alun-alun jelas jauh lebih kuat

