Titik waktu kunci berikutnya untuk Bitcoin—mengapa semakin banyak orang menyorot Oktober 2026?
Banyak orang sedang membahas sebuah fenomena yang menarik.
Jika kita menengok pergerakan harga selama belasan tahun terakhir, Bitcoin tampaknya selalu berjalan mengikuti ritme yang mirip:
📈 Siklus kenaikan, berlangsung sekitar 1064 hari;
📉 Siklus koreksi, berlangsung sekitar 364 hari.
Jika Anda merangkai beberapa siklus besar dalam sejarah, Anda akan melihat:
2015 → 2017: kenaikan sekitar 1064 hari
2017 → 2018: koreksi sekitar 364 hari
2018 → 2021: kenaikan sekitar 1064 hari
2021 → 2022: koreksi sekitar 364 hari
2022 → 2025: kenaikan sekitar 1064 hari
2025 → 2026: jika mempertahankan ritme historis, durasi koreksi juga akan mendekati 364 hari.
Berdasarkan model statistik ini, sebuah jendela waktu yang layak diperhatikan diperkirakan jatuh pada:
sekitar 9 Oktober 2026.
Tentu saja, ini tidak berarti pasar pasti akan mencapai titik terbawah atau berbalik arah pada hari itu.
Bagaimanapun, sejarah bisa berirama, tapi tidak akan berulang secara mekanis.
Pasar Bitcoin saat ini sudah dipengaruhi oleh banyak faktor—ETF, dana institusi, alokasi perusahaan publik, serta likuiditas global.
Karena itu, alih-alih menganggap 9 Oktober sebagai prediksi yang tepat, lebih baik melihatnya sebagai titik waktu yang patut menjadi fokus pengamatan.
Hal yang benar-benar menentukan putaran tren berikutnya tetaplah likuiditas makro, arus dana, data on-chain, dan sentimen pasar.
Banyak orang sedang membahas sebuah fenomena yang menarik.
Jika kita menengok pergerakan harga selama belasan tahun terakhir, Bitcoin tampaknya selalu berjalan mengikuti ritme yang mirip:
📈 Siklus kenaikan, berlangsung sekitar 1064 hari;
📉 Siklus koreksi, berlangsung sekitar 364 hari.
Jika Anda merangkai beberapa siklus besar dalam sejarah, Anda akan melihat:
2015 → 2017: kenaikan sekitar 1064 hari
2017 → 2018: koreksi sekitar 364 hari
2018 → 2021: kenaikan sekitar 1064 hari
2021 → 2022: koreksi sekitar 364 hari
2022 → 2025: kenaikan sekitar 1064 hari
2025 → 2026: jika mempertahankan ritme historis, durasi koreksi juga akan mendekati 364 hari.
Berdasarkan model statistik ini, sebuah jendela waktu yang layak diperhatikan diperkirakan jatuh pada:
sekitar 9 Oktober 2026.
Tentu saja, ini tidak berarti pasar pasti akan mencapai titik terbawah atau berbalik arah pada hari itu.
Bagaimanapun, sejarah bisa berirama, tapi tidak akan berulang secara mekanis.
Pasar Bitcoin saat ini sudah dipengaruhi oleh banyak faktor—ETF, dana institusi, alokasi perusahaan publik, serta likuiditas global.
Karena itu, alih-alih menganggap 9 Oktober sebagai prediksi yang tepat, lebih baik melihatnya sebagai titik waktu yang patut menjadi fokus pengamatan.
Hal yang benar-benar menentukan putaran tren berikutnya tetaplah likuiditas makro, arus dana, data on-chain, dan sentimen pasar.
