šØ CEO MARA: AI Membayar LEBIH per Elektron Dibanding $BTC Mining ā dan Menjual 20K BTC
Fred Thiel, CEO MARA (penambang Bitcoin publik terbesar di dunia), baru saja mengatakan sesuatu yang tidak ingin didengar ritel di Coin Stories.
Bisnis sebenarnya BUKAN mining, melainkan arbitrase energi.
Berikut pemahaman pola pikir kerumunannya:
Kebanyakan orang fokus pada: "Para penambang adalah penggila Bitcoin terbesar"
Uang pintar memantau: Profit per elektron.
Data Thiel:
⢠MARA punya kapasitas energi 4 GW ā yang terbesar di dunia
⢠Pusat data AI menghasilkan pendapatan jauh lebih tinggi per unit listrik dibanding mining
⢠Kutipan: "Biaya terbesar Anda adalah listrik. Perusahaan AI membayar jauh lebih per elektron. Tapi kita bisa menambang Bitcoin sampai listrik dialihkan ke pusat data."
⢠MARA menjual ~20.000 BTC cadangan ā BUKAN karena bearish, melainkan untuk membayar obligasi dengan diskon. Mereka bukan perusahaan treasury, BTC adalah pengelolaan kas untuk mereka
Pandangan beliau tentang $BTC masa depan:
"Kekurangan terbesar Bitcoin adalah tidak adanya imbal hasil. Kecuali krisis geopolitik atau inflasi yang sangat parah, itu akan menjadi penyimpan nilai yang seimbang yang diindeks inflasi, bukan pompa ekstrem yang tidak realistis."
Inilah MAKSUDNYA yang sebenarnya:
Jika penambang terbesar mengubah infrastruktur menjadi pusat data AI, dinamika hash rate dan tekanan penjualan penambang berubah. Ini bukan kapitulasi penambang, melainkan pergeseran bisnis energi.
Ritel takut ā "Penambang pergi?"
Uang pintar bertanya ā "Apakah ini flushing energi terakhir sebelum siklus berikutnya?"
$BTC sekarang berada di zona nilai wajar $65K. Jika para penambang mengubah diri menjadi penjual energi untuk AI, siapa yang memegang lantainya?
Apakah ANDA berpikir seperti penambang ā profit per elektron ā atau hanya berharap?
Cek live chart Btc ā Tap btc di atas dan lihat apakah pergeseran AI ini sudah dihargakan.
Ikuti @VIKAS JANGRA untuk pemahaman pola pikir kerumunan.
#bitcoin #Bitcoinmining #CryptoMarket
*Bukan saran investasi. Sumber: Fred Thiel di Coin Stories.
Fred Thiel, CEO MARA (penambang Bitcoin publik terbesar di dunia), baru saja mengatakan sesuatu yang tidak ingin didengar ritel di Coin Stories.
Bisnis sebenarnya BUKAN mining, melainkan arbitrase energi.
Berikut pemahaman pola pikir kerumunannya:
Kebanyakan orang fokus pada: "Para penambang adalah penggila Bitcoin terbesar"
Uang pintar memantau: Profit per elektron.
Data Thiel:
⢠MARA punya kapasitas energi 4 GW ā yang terbesar di dunia
⢠Pusat data AI menghasilkan pendapatan jauh lebih tinggi per unit listrik dibanding mining
⢠Kutipan: "Biaya terbesar Anda adalah listrik. Perusahaan AI membayar jauh lebih per elektron. Tapi kita bisa menambang Bitcoin sampai listrik dialihkan ke pusat data."
⢠MARA menjual ~20.000 BTC cadangan ā BUKAN karena bearish, melainkan untuk membayar obligasi dengan diskon. Mereka bukan perusahaan treasury, BTC adalah pengelolaan kas untuk mereka
Pandangan beliau tentang $BTC masa depan:
"Kekurangan terbesar Bitcoin adalah tidak adanya imbal hasil. Kecuali krisis geopolitik atau inflasi yang sangat parah, itu akan menjadi penyimpan nilai yang seimbang yang diindeks inflasi, bukan pompa ekstrem yang tidak realistis."
Inilah MAKSUDNYA yang sebenarnya:
Jika penambang terbesar mengubah infrastruktur menjadi pusat data AI, dinamika hash rate dan tekanan penjualan penambang berubah. Ini bukan kapitulasi penambang, melainkan pergeseran bisnis energi.
Ritel takut ā "Penambang pergi?"
Uang pintar bertanya ā "Apakah ini flushing energi terakhir sebelum siklus berikutnya?"
$BTC sekarang berada di zona nilai wajar $65K. Jika para penambang mengubah diri menjadi penjual energi untuk AI, siapa yang memegang lantainya?
Apakah ANDA berpikir seperti penambang ā profit per elektron ā atau hanya berharap?
Cek live chart Btc ā Tap btc di atas dan lihat apakah pergeseran AI ini sudah dihargakan.
Ikuti @VIKAS JANGRA untuk pemahaman pola pikir kerumunan.
#bitcoin #Bitcoinmining #CryptoMarket
*Bukan saran investasi. Sumber: Fred Thiel di Coin Stories.
