Penipu kripto berulang, Ronny Magrebi, yang sebelumnya memanfaatkan anak-anak sakit dan membobol alamat kripto orang lain, tampaknya kini sendiri menjadi korban pencurian. Ia mengaku bahwa dua perempuan mabuk mencurinya mata uang kripto SOL senilai sekitar $14.000.
Magrebi memublikasikan di X sebuah video, di mana ia menghabiskan waktu minum bersama dua perempuan asal Australia yang ia temui di sebuah beach club di Bali. Menurutnya, ia memberikan salah satu dari mereka ponsel pintar yang terkunci untuk menemukan Instagram-nya dan mengikuti dirinya dari akun miliknya. Setelah sang perempuan mengembalikan ponsel tersebut, pria itu melihat bahwa obrolan mendadak meredup, lalu kedua lawan bicaranya pergi ke toilet dan menghilang.
Hal itu membuat Magrebi curiga. Setelah memeriksa smartphone-nya, ia menemukan bahwa semua SOL dari dompet Phantom miliknya telah dipindahkan ke alamat yang tidak dikenal. Belakangan, menurut video-video baru, ia menemukan para wanita tersebut dan menuduh mereka mencuri. Salah satunya mulai panik, sedangkan yang lainnya diam-diam menyaksikan saat ia merekam mereka dengan kamera. Setelah itu, Magrebi menelepon polisi, dan para wanita tersebut ditahan untuk dimintai keterangan terkait kejadian tersebut.
Sebelumnya, Ronny Magrebi yang dikenal di X dengan nama samaran “29” sendiri mengakui bahwa ia menggunakan cerita tentang anak-anak penderita kanker untuk menipu investor meme coin di pump.fun. Pada Januari 2020, polisi Miami Beach menahannya dan rekannya dalam kasus perampokan bersenjata, lalu Magrebi didakwa dengan konspirasi untuk melakukan penipuan elektronik. Penyidikan meyakini bahwa ia meretas akun pemain NFL dan NBA, kemudian meminta tebusan. Ia sendiri berkali-kali pamer dengan kejahatannya, dan dalam sebuah percakapan dengan YouTuber THURL DES ia menyatakan bahwa ia mengosongkan dompet kripto dengan bantuan malware.
Berlangganan agar tidak ketinggalan berita terbaru #TokiLex
