Menurut Lianhe Zaobao yang mengutip Reuters, Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Ukraina Oleksandr Syrskyi mengatakan pada Rabu, 22 Juli, bahwa Ukraina telah merebut kembali 700 kilometer persegi wilayah tahun ini serta mengonfirmasi bahwa ia akan mundur. Dalam pernyataan di Telegram, Syrskyi mengatakan bahwa ia akan menyerahkan kepada penerusnya sebuah angkatan bersenjata yang tidak hanya mempertahankan posisinya, tetapi juga melancarkan serangan.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan pada Selasa, 21 Juli, bahwa mayor-jenderal muda Andriy Hnatov akan menggantikan Syrskyi setelah beberapa hari aksi protes jalanan. Pekan lalu, Ukraina melakukan perombakan besar kabinet yang mencakup pemecatan Menteri Pertahanan Mykhailo Fedorov yang dikenal reformis, sehingga mengungkap adanya perpecahan mendalam dalam kepemimpinan pertahanan negara tersebut.
