Menurut Yonhap, nilai won Korea Selatan melemah terhadap dolar AS pada hari Rabu karena kekhawatiran meningkat mengenai kemungkinan gangguan pasokan minyak setelah militan Houthi yang didukung Iran mengancam akan menyerang kapal-kapal di Laut Merah. Won diperdagangkan pada level 1.480,1 per dolar pukul 3:30 sore, turun 6,7 won dari sesi sebelumnya, seiring ketegangan baru di Timur Tengah dan meningkatnya serangan militer antara AS dan Iran membebani mata uang tersebut. Milisi Houthi sebelumnya mengumumkan pemblokiran terhadap Arab Saudi, sehingga menimbulkan kekhawatiran bahwa Laut Merah—yang merupakan rute ekspor energi alternatif—bisa menjadi tidak aman bagi pengiriman komersial seperti Selat Hormuz dan Teluk Persia. Investor asing membeli saham lokal senilai bersih 2,06 triliun won (1,4 miliar dolar AS), sementara indeks acuan Korea Composite Stock Price Index naik 0,74% menjadi 6.797,7 poin.
