📉💰 Position sizing. Satu keterampilan yang seharusnya dulu saya pelajari sebelum akhirnya akun trading pertama saya hancur. Ini bukan sekadar tentang mengelola risiko; ini tentang bertahan hidup. Anda *harus* menerapkan aturan 1-2%: jangan pernah mengambil risiko lebih dari 1-2% dari total modal Anda pada satu transaksi apa pun.
Mari kita lebih spesifik. Jika Anda punya akun trading $1000 dan mengikuti aturan 2%, maka kerugian maksimum Anda pada *setiap* transaksi adalah $20. (1000 * 0,02 = 20). Lalu, bagaimana cara menentukan ukuran posisi? Misalnya, Anda sedang melihat peluang BTC long. Harga entry Anda $30.000 dan stop loss Anda $29.990. Itu berarti risikonya $10 per BTC. Posisi maksimum Anda adalah $20 (total risiko Anda) dibagi $10 (risiko per BTC) = 2 BTC. Jika Anda membeli 2 BTC dan terkena stop loss, Anda akan kehilangan tepat $20.
Aturan ini adalah sistem pencegah kebangkrutan (*blow-up*). Dengan risiko 2%, Anda perlu 50 kali berturut-turut mengalami kerugian...
Mari kita lebih spesifik. Jika Anda punya akun trading $1000 dan mengikuti aturan 2%, maka kerugian maksimum Anda pada *setiap* transaksi adalah $20. (1000 * 0,02 = 20). Lalu, bagaimana cara menentukan ukuran posisi? Misalnya, Anda sedang melihat peluang BTC long. Harga entry Anda $30.000 dan stop loss Anda $29.990. Itu berarti risikonya $10 per BTC. Posisi maksimum Anda adalah $20 (total risiko Anda) dibagi $10 (risiko per BTC) = 2 BTC. Jika Anda membeli 2 BTC dan terkena stop loss, Anda akan kehilangan tepat $20.
Aturan ini adalah sistem pencegah kebangkrutan (*blow-up*). Dengan risiko 2%, Anda perlu 50 kali berturut-turut mengalami kerugian...