Di grup ada seorang rekan, umurnya baru awal dua puluhan. Awalnya dia berasal dari perdagangan spot rebar bergalur, lalu kemudian masuk ke dunia kripto.
Pada paruh kedua tahun lalu, saat gelombang itu—sepanjang periode penurunan beruntun—yang terjadi terus-menerus sampai menjatuhkan beberapa grup kecil. Bahkan selama dua minggu berturut-turut, uang hadiah dari grup yang orang pesan makanan lewat juga tidak ada yang mau rebut. Waktu itu dia bilang ke saya, rasanya lebih dingin daripada saat pipa baja dulu sempat menyentuh batas turun (limit down).
Orang lain menjual, dia justru memindahkan dan menambah posisi ke dalam.
Dia tidak “all-in”. Hanya saja beberapa hari sekali dia menukar sedikit U menjadi aset spot, tidak terlalu menatap chart (K-line). Begitu kumpul, langsung disimpan ke cold wallet. Di tengah jalan, harga sempat juga menembus lebih rendah dari harga saat terakhir dia masuk. Ada orang di momen朋友圈 (post teman) yang sempat meng-screenshot untuk menertawakannya—katanya, di kripto tuh kayak “Feng Kuzi” (orang yang konyol dengan ucapan), makin turun malah makin beli.
Dia membalas di grup dengan satu kalimat: “Saya masih punya gaji.”
Begitulah bolak-balik, menggerinda sekitar lebih dari empat bulan. Di tengahnya tidak ada yang bicara dengannya, hanya aplikasi software行情 (data pasar) kadang-kadang memunculkan notifikasi. Beberapa waktu lalu, pergerakan di on-chain mulai berjalan lagi, posisi di wallet-nya pelan-pelan kembali. Dia juga tidak buru-buru jual. Suatu kali saat tengah malam kami ngobrol, dia bilang uangnya baliknya pelan, tapi “batas” di hatinya juga cepat lewat.
Dua hari ini, pasar sempat naik sedikit. Beberapa puluh ribu yang tadinya dia punya berubah jadi mendekati angka tujuh digit. Ada orang di grup yang bercanda menyuruh dia traktir. Dia mengirim sebuah file—berupa hasil print kartu. Di kartu itu tertulis beberapa indikator untuk “membidik dasar” (setor buy saat harga paling rendah). Ada satu baris yang dicoret: “Kalau turun lagi 20%, baru bisa bikin saya kejebak sampai benar-benar tersangkut.”
Saat ditanya, kalau memang benar jatuh lagi dan harus menahan, apakah dia bakal bertahan? Dia bilang: “Tahan sampai hari saya tidak punya gaji lagi untuk hidup.”
Kalau jadi kamu, saat sekelompok orang pada lari keluar, kamu berani pelan-pelan masuk lagi seperti itu juga?
#币圈故事 #抄底
Pada paruh kedua tahun lalu, saat gelombang itu—sepanjang periode penurunan beruntun—yang terjadi terus-menerus sampai menjatuhkan beberapa grup kecil. Bahkan selama dua minggu berturut-turut, uang hadiah dari grup yang orang pesan makanan lewat juga tidak ada yang mau rebut. Waktu itu dia bilang ke saya, rasanya lebih dingin daripada saat pipa baja dulu sempat menyentuh batas turun (limit down).
Orang lain menjual, dia justru memindahkan dan menambah posisi ke dalam.
Dia tidak “all-in”. Hanya saja beberapa hari sekali dia menukar sedikit U menjadi aset spot, tidak terlalu menatap chart (K-line). Begitu kumpul, langsung disimpan ke cold wallet. Di tengah jalan, harga sempat juga menembus lebih rendah dari harga saat terakhir dia masuk. Ada orang di momen朋友圈 (post teman) yang sempat meng-screenshot untuk menertawakannya—katanya, di kripto tuh kayak “Feng Kuzi” (orang yang konyol dengan ucapan), makin turun malah makin beli.
Dia membalas di grup dengan satu kalimat: “Saya masih punya gaji.”
Begitulah bolak-balik, menggerinda sekitar lebih dari empat bulan. Di tengahnya tidak ada yang bicara dengannya, hanya aplikasi software行情 (data pasar) kadang-kadang memunculkan notifikasi. Beberapa waktu lalu, pergerakan di on-chain mulai berjalan lagi, posisi di wallet-nya pelan-pelan kembali. Dia juga tidak buru-buru jual. Suatu kali saat tengah malam kami ngobrol, dia bilang uangnya baliknya pelan, tapi “batas” di hatinya juga cepat lewat.
Dua hari ini, pasar sempat naik sedikit. Beberapa puluh ribu yang tadinya dia punya berubah jadi mendekati angka tujuh digit. Ada orang di grup yang bercanda menyuruh dia traktir. Dia mengirim sebuah file—berupa hasil print kartu. Di kartu itu tertulis beberapa indikator untuk “membidik dasar” (setor buy saat harga paling rendah). Ada satu baris yang dicoret: “Kalau turun lagi 20%, baru bisa bikin saya kejebak sampai benar-benar tersangkut.”
Saat ditanya, kalau memang benar jatuh lagi dan harus menahan, apakah dia bakal bertahan? Dia bilang: “Tahan sampai hari saya tidak punya gaji lagi untuk hidup.”
Kalau jadi kamu, saat sekelompok orang pada lari keluar, kamu berani pelan-pelan masuk lagi seperti itu juga?
#币圈故事 #抄底