Selamat pagi, keluarga Venezuela dan seluruh Amerika Latin.

Undang-Undang CLARITY masih mandek di Senat AS, tetapi sementara itu, sorotannya tertuju pada kita. Ketua SEC, Paul Atkins, beberapa hari lalu mengatakan bahwa nasib dari rumor 600.000 BTC milik Venezuela (sekitar $60 miliar) “masih harus dilihat” dan bahwa jenis keputusan tersebut bukan kewenangan SEC.

“Menembak diri sendiri di kaki?” Organisasi seperti Transparency International telah memperingatkan bahwa undang-undang seperti ini memiliki “titik buta” yang memungkinkan rezim korup dan bandar narkoba memindahkan uang kotor dalam kripto. Namun sementara sebagian orang menunjuk Venezuela sebagai contoh risiko, Blockchain Association justru membantahnya: mereka memastikan bahwa mata uang kripto telah menjadi penyelamat bagi para aktivis, jurnalis, dan pendidik Venezuela ketika rezim memblokir akses mereka ke perbankan tradisional.

Debat yang sesungguhnya ada di meja:

Apakah kita ini “kasus berisiko” yang menjadi alasan untuk regulasi ketat yang membuat kita tersingkir, atau kita adalah bukti nyata bahwa Bitcoin dan stablecoin adalah kebebasan finansial yang sesungguhnya?

Aku bertanya kepadamu, yang menjalani ini secara langsung:

Menurutmu, penggunaan kripto di Venezuela harus dipandang sebagai ancaman atau sebagai satu-satunya alternatif nyata untuk menghindari kendali negara? Aku baca komentarmu di bagian komentar 👇

#Bitcoin #Venezuela #CLARITYAct #KebebasanKripto #BinanceSquare #BTC #RegulasiKripto #AmerikaLatin #DebatKripto