Data on-chain hari ini menunjukkan gambaran yang khas terpecah, seolah “paus besar membeli, sementara pemain menengah menjual”.
Menurut data CryptoQuant, paus Bitcoin (wallet yang memegang minimal 1.000 BTC) pekan lalu mengakumulasi 66.700 BTC senilai sekitar 4,3 miliar USD, dan telah meningkatkan kepemilikan mereka selama tiga minggu berturut-turut.
Sementara itu, pemegang menengah (wallet dengan kepemilikan 10 hingga 1.000 BTC) melepas 77.800 BTC senilai sekitar 5 miliar USD.
Analis kripto Amr Taha mencatat bahwa dinamika di kalangan pelaku yang memegang Bitcoin baru-baru ini menunjukkan perbedaan yang jelas: paus besar terus menambah akumulasi, sedangkan dompet menengah melakukan penjualan dengan kecepatan yang semakin meningkat.
Secara historis, perpindahan pasokan ke pemegang berskala besar biasanya mengindikasikan potensi kenaikan harga yang berkelanjutan, karena investor level paus cenderung menyimpan selama siklus pasar alih-alih melakukan perdagangan aktif.
Karena batas maksimum pasokan Bitcoin tetap 21 juta BTC (2,1 juta?), berkurangnya penyerapan bersih oleh wallet besar berarti berkurangnya pasokan likuid yang tersedia di bursa. Dinamika ini di masa lalu pernah menjadi salah satu faktor yang mendukung kenaikan harga.
Glassnode menunjukkan porsi pasokan Bitcoin yang berada dalam kondisi rugi (loss) meningkat menjadi sekitar 54%—pertama kalinya dalam sejarah melampaui porsi pasokan yang untung (profit), yaitu 46%.
Artinya, lebih dari setengah pemegang Bitcoin berada dalam posisi rugi, yang biasanya muncul di dekat dasar siklus.
Penilaian Tiga Belas: Akumulasi 66.700 BTC oleh paus besar adalah sinyal on-chain yang paling layak diperhatikan dalam beberapa pekan terakhir.
Institusi AS sedang menjual, sementara paus besar global sedang membeli—ketidaksesuaian struktural seperti ini, dalam sejarah, sering berkaitan dengan area pembentukan dasar secara bertahap.
Fokus minggu ini:
Apakah eskalasi konflik militer AS-Iran akan berlanjut
28–29 Juli: rapat FOMC kedua setelah pelantikan Wosch
Penjadwalan sidang Senat untuk RUU CLARITY (jendela terakhir sebelum reses Agustus)
Apakah ETF dapat mempertahankan arus masuk bersih yang berkelanjutan