Robinhood chain telah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat sejak peluncuran mainnet-nya pada 1 Juli. Dari berpindah posisi dari Base hingga memimpin semua Ethereum Layer 2s dalam transaksi harian, hingga rata-rata sekitar 26.000 token baru yang diluncurkan di jaringan setiap hari, jaringan ini berkembang dengan cepat. Data dari Dune kini menunjukkan bahwa Robinhood chain berada di peringkat kedua di antara EVM spot DEX untuk daily active wallets. Pada 20 Juli, jaringan ini mencatat 191.855 active wallets dari total 864.665 di seluruh EVM chain, sehingga menempatkan jaringan ini di depan Polygon dan Base serta hanya berada di belakang BNB.

Sumber: Dune

Sebuah chain yang usianya baru sekitar tiga minggu berhasil menjungkalkan beberapa jaringan terbesar dan mapan di Base dan Polygon dari tempatnya dalam hal ini. Pencapaian itu sendiri sudah merupakan prestasi yang signifikan.

Sebuah Funnel 28 Juta Pengguna dan Stack DeFi yang Live di Hari Pertama

Robinhood hadir dengan model distribusi yang paling jarang didapatkan banyak chain. Sekitar 28 juta pengguna memiliki akses langsung ke jaringan baru sejak awal. Protokol seperti Uniswap dan Morpho sudah aktif sejak mula, dengan Morpho memegang sebagian besar Total Value Locked (TVL) rantai tersebut—sekitar $266 juta pada saat penulisan ini.

Sumber: DefiLlama

Chain baru biasanya harus menunggu berbulan-bulan agar pasar lending dan likuiditas yang dalam hadir. Mereka terutama berfungsi sebagai lapisan eksekusi sampai hal itu benar-benar terwujud. Chain memecoin tanpa keduanya cenderung melonjak lalu memudar. Robinhood Chain sudah memiliki keduanya onchain sejak hari pertama, sehingga pertumbuhan wallet punya tempat untuk melaju setelah hiruk-pikuk launchpad mereda.

Mahkota Launchpad Berpindah Tangan, dan Wallet Nyaris Tak Terdeteksi

Chain ini sudah menjadi rumah bagi beberapa launchpad, dan peluncuran token baru di sini bergerak cepat. Noxa adalah launchpad pertama yang membangun dominasi nyata, dan untuk dua minggu pertama, tidak ada platform lain yang mampu mendekatinya. Bahkan, untuk beberapa hari selama dua minggu awal itu, ia sempat menghasilkan lebih banyak biaya (fees) dibanding launchpad terdepan milik Solana, Pump.fun.

Lalu pada 11 Juli, Noxa mengumumkan bahwa mereka menghentikan peluncuran token baru karena banjir token tiruan yang dibuat oleh bot, kemudian menghilang beberapa hari setelahnya saat situs dan domainnya turun.

Pons.family mengisi celah tersebut. Pada 20 Juli, mereka memimpin volume token launchpad hingga $90,2 juta. Kepergian Noxa membuat CASHCAT—memecoin andalan chain itu—dan total volume DEX ikut terhempas dari puncaknya. Namun, jumlah active wallet terus menanjak selama masa pergantian itu. Ketika pabrik token terbesar di sebuah chain menghilang dan pengguna terus berdatangan, pertumbuhannya tidak berasal dari satu pabrik itu.

Yang Tidak Dikatakan oleh Peringkat Wallet

Ada beberapa catatan penting agar ini tetap akurat. Active wallets tidak sama dengan pengguna unik. Satu orang bisa menjalankan beberapa alamat, jadi angka 191.855 itu menghitung wallet, bukan orang. Pergantian churn pada launchpad juga membawa risiko keamanan yang nyata, dan episode Noxa menunjukkan seberapa cepat satu venue dominan bisa lenyap beserta domain-domainnya.

Lalu ada kesenjangan antara apa yang dilakukan chain dan untuk apa chain itu dibangun. Robinhood memasarkan chain ini dengan konsep tokenisasi aset dunia nyata. RWAs tersebut kini berada di kisaran $49 juta, selisih yang kecil dibanding $266 juta TVL dan volume launchpad yang mengalir melaluinya. Aktivitas yang mendorong angka wallet bukanlah aktivitas yang memang dirancang untuk ditampung oleh chain tersebut.

Peringkatnya nyata dan basis DeFi di bawahnya juga nyata. Apakah tesis RWA pada akhirnya akan mengejar aktivitas perdagangan masih menjadi pertanyaan terbuka, dan data Juli belum bisa menjawabnya.

Para cerdas di dunia kripto sudah membaca newsletter kami. Mau ikut? Bergabunglah dengan mereka.