Bijih besi turun untuk hari kedua karena melemahnya margin laba pabrik baja Tiongkok dan berlanjutnya ketegangan AS-Iran yang mengaburkan prospek permintaan, menurut Bloomberg.
Penurunan tersebut mencerminkan kekhawatiran bahwa memburuknya kondisi ekonomi pabrik baja di Tiongkok dan meningkatnya ketegangan di sekitar Selat Hormuz dapat membebani konsumsi bahan baku pembuatan baja itu.
