“Saat dewasa barulah mengerti: ada beberapa jalan yang harus kita tempuh sendiri, dan ada beberapa kepahitan yang harus kita tanggung sendiri. Tapi yang paling sulit bukanlah menghadapi hujan angin sendirian, melainkan ketika berada di keramaian pun, tetap merasa kesepian.”
“Kita selalu mencari bayangan diri kita di dalam kisah orang lain, tapi lupa bahwa kita memiliki naskah sendiri—tidak ada yang pernah menyiapkan latihan (run-through) untuk kita.”
“Kesepakatan tanpa banyak kata orang dewasa adalah tidak bertanya, tidak menjelaskan; menjauh secara saling paham, dan perpisahan yang datang secara tiba-tiba.”
“Ternyata, ‘masih ada waktu yang panjang’ adalah kebohongan paling lembut, dan ‘sampai jumpa’ adalah perpisahan yang paling tak berdaya.”
“Waktu bukanlah obatnya; obatnya justru ada di dalam waktu. Pada akhirnya kita akan berdamai dengan diri sendiri—bukan karena memaafkan hidup, melainkan karena membiarkan diri kita sendiri pergi.”
“Kita semua mengejar jalan hidup yang berbeda: ada yang melihat lautan, ada yang mengejar cahaya, dan aku menunggu sebuah momen—matahari terbenam yang menjadi milikku sendiri.”