Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan dalam konferensi pers pada 20 Juli bahwa Iran tidak akan mengesampingkan upaya apa pun untuk menghentikan apa yang ia sebut sebagai kejahatan AS, dan bahwa kementerian telah menerima sebuah proposal dari para mediator untuk meredakan ketegangan, menurut Jiemian News. CNN melaporkan pada 20 Juli, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, bahwa mediator dalam konflik AS-Iran telah mengusulkan gencatan senjata selama 10 hari yang bertujuan untuk mendinginkan situasi dan membawa kedua belah pihak kembali ke meja perundingan. Para sumber mengatakan bahwa pengaturan gencatan senjata tersebut akan mencakup pelonggaran pembatasan terkait Selat Hormuz.