Baru saja melewati satu lagi malam lembur yang panjang, mata terasa kering seperti gurun, tenggorokan juga jadi serak karena jeritan untuk gol penentu kemenangan itu. Tapi saat ini, hanya ada satu pikiran di benak: sepak bola yang sial ini benar-benar bikin mata berkaca-kaca.
Melihat para pemain berlari ke sana ke mari di seluruh lapangan, keringat berkilau di bawah lampu, rasanya seperti melihat kembali diri kita saat muda, mengejar bola di tanah berlumpur. Sepak bola tak mengenal batas negara; di momen kegembiraan yang membuncah atau penyesalan yang menusuk, ia bisa menghubungkan semua orang yang memahaminya. Dari Maracanã hingga Lusail, Piala Dunia seperti mesin waktu raksasa yang mencatat masa muda dan bara semangat kita.
Penantian empat tahun terbayar oleh sebulan malam tanpa tidur ini—itulah pesona sepak bola. Tak peduli mendukung tim yang mana pun, pesta ini kita nikmati bersama. Nantikan pertandingan-pertandingan berikutnya, terus bawa kejutan dan emosi untuk kita!#BinancePickAndWin
Melihat para pemain berlari ke sana ke mari di seluruh lapangan, keringat berkilau di bawah lampu, rasanya seperti melihat kembali diri kita saat muda, mengejar bola di tanah berlumpur. Sepak bola tak mengenal batas negara; di momen kegembiraan yang membuncah atau penyesalan yang menusuk, ia bisa menghubungkan semua orang yang memahaminya. Dari Maracanã hingga Lusail, Piala Dunia seperti mesin waktu raksasa yang mencatat masa muda dan bara semangat kita.
Penantian empat tahun terbayar oleh sebulan malam tanpa tidur ini—itulah pesona sepak bola. Tak peduli mendukung tim yang mana pun, pesta ini kita nikmati bersama. Nantikan pertandingan-pertandingan berikutnya, terus bawa kejutan dan emosi untuk kita!#BinancePickAndWin