Baru-baru ini situasi global semakin tegang: persaingan antar-kekuatan besar, konfrontasi di bidang energi, dan restrukturisasi rantai pasok. Semua ini langsung tercermin dalam grafik. Ambil contoh konflik Rusia-Ukraina: setelah eskalasi konflik pada 2022, harga energi global melonjak. Harga gas alam di Eropa sempat naik lebih dari 300%, yang kemudian menyebabkan pasar kripto mengalami volatilitas besar—Bitcoin turun dari sekitar 4,8 juta menjadi sekitar 1,6 juta dolar. Dampak peristiwa geopolitik biasanya bukan sekadar fluktuasi emosi jangka pendek, melainkan secara mendasar mengubah arus dana dan selera risiko.

Dari sisi teknikal, saya melihat bahwa moving average cepat-lambat pada timeframe 12 jam untuk $SUI sedang mendekat ke sebuah garis tren jangka panjang yang kunci. Pola konvergensi seperti ini sudah beberapa kali muncul dalam sejarah. Misalnya pada akhir 2020, setelah moving average mingguan Bitcoin konvergen, pasar kemudian memulai bull run yang berlangsung lebih dari satu tahun; harga naik dari 10 ribu menjadi 69 ribu dolar. Pergerakan $SUI saat ini mirip—moving average mulai saling menempel, yang berarti pasar sedang menunggu sinyal yang jelas. Langkah berikutnya yang paling penting adalah melihat apakah breadth pasar bisa membaik, yaitu lebih banyak koin mulai ikut meningkat secara volume, bukan hanya beberapa koin unggulan yang tampil.
Berdasarkan data CoinMarketCap, pada kuartal ketiga 2024, di antara 10 kripto teratas, hanya Bitcoin dan Ethereum yang volume transaksi hariannya melampaui 1 miliar dolar. Sementara itu, volume koin lainnya umumnya menyusut hingga di bawah 100 juta dolar. Diferensiasi seperti ini adalah indikasi bahwa breadth pasar masih kurang.

Jika dibandingkan dengan $SOL, ini terlihat lebih jelas karena $SOL adalah indikator yang lebih dulu bergerak untuk sentimen altcoin. Pada Agustus 2024, $SOL bertahan stabil di sekitar 120 dolar. Lalu dalam dua minggu berikutnya, beberapa altcoin termasuk $SUI melakukan rebound secara kolektif dengan kenaikan rata-rata lebih dari 30%. Kasus ini menunjukkan bahwa jika $SOL terlebih dahulu stabil bahkan menguat, barulah $SUI—sebagai aset seperti ini—punya peluang ikut naik. Sebaliknya, jika $SOL menembus level support kunci, misalnya level 100 dolar pada September 2024, maka $SUI kemungkinan juga akan ikut turun, bahkan penurunannya bisa lebih besar.

Banyak orang hanya fokus pada cerita trading ketika $100 menjadi $10.000, seperti pengguna awal yang membeli Dogecoin pada 2021: membeli senilai 100 dolar akhirnya menjadi 10.000 dolar bahkan lebih. Namun, orang yang benar-benar menghasilkan uang biasanya adalah mereka yang memahami titik saat tren besar beralih. Perubahan geopolitik adalah titik itu.

Menurut para senior, bagaimana pendapat kalian? @Square-Creator-19579394c90dc