📊 Konflik AS-Iran meningkat sepenuhnya, ke mana arah BTC $64.675?

Akhir pekan ini situasi di Timur Tengah berubah drastis—perjanjian gencatan senjata AS-Iran benar-benar gagal, dan kedua belah pihak memasuki hari ke-7 pertempuran beruntun. Iran secara resmi mengumumkan bahwa MoU batal, dengan daftar target diperluas hingga pangkalan di Arab Saudi dan fasilitas air di Kuwait.

Beberapa sinyal penting:
🔴 Kuwait diserang besar-besaran oleh Iran—fasilitas minyak, pembangkit listrik, dan pabrik desalinasi air laut mengalami kerusakan, bandara menghentikan operasi
🔴 Dua tanker di Selat Hormuz menyentuh ranjau lalu meledak dan terbakar, sehingga risiko jalur pelayaran melonjak
🔴 Garda Revolusi Iran mencegat kapal berbendera Thailand, memperingatkan agar tidak melintasi selat tanpa izin
🔴 Minyak mentah Brent melonjak 4,59% dalam satu hari menjadi $88,10, WTI naik 4,48% menjadi $82,49

Perang kini tidak lagi terbatas pada target militer; infrastruktur, pelabuhan, dan kapal-kapal komersial juga menjadi sasaran. Ini bisa menjadi pedang bermata dua bagi BTC—gejolak geopolitik dalam jangka pendek mungkin meningkatkan kebutuhan aset lindung nilai, tetapi lonjakan harga energi yang memicu tekanan inflasi dapat menekan aset berisiko.

Saat ini BTC berada di sekitar $64,7K, sementara ETH $1.858. Jika konflik terus meningkat, perhatikan apakah BTC mampu bertahan pada level dukungan $63K. Pertarungan antara premi perang dan ekspektasi inflasi akan menentukan arah pekan depan.