Wawancara Eksklusif dengan Trasia: Co-founder Mable—Pada Awal HIP-3, Untuk Berebut Pangsa Pasar Harus Menggunakan Modal, dan Pemilihan Produk Perlu Memahami Pengguna Inti
Pasar modal tahun 2026 sulit untuk tidak melirik Hyperliquid. Pada tahap awal, ini terlihat seperti platform trading untuk kripto Perp, dan berkat peluncuran HIP-3, mereka dengan paksa mengoyak celah pasar “penentuan harga lebih dulu”. Bursa Komoditas Chicago (CME) tidak tahan, lalu mendesak agar diizinkan membuka perdagangan 24 jam. Para trader Morgan Stanley bahkan saat mulai kerja pun harus melirik kuotasi TradeXYZ di Hyperliquid terlebih dahulu sebelum melakukan order.
Lonjakan volume transaksi juga menarik banyak pemain besar untuk ikut bermain. Mereka ingin berdiri di atas bahu Hyperliquid untuk membangun platform trading. HIP-3 terdengar seperti alat yang sangat bagus, tetapi kenyataannya cukup kejam juga. Ada sebuah platform bernama Ventuals yang menjalankan HIP-3 selama 7 bulan, lalu keluar dengan kerugian 260 ribu dolar AS. Platform HIP-3 lainnya juga ternyata tidak separah yang kita bayangkan soal menghasilkan keuntungan—bahkan CASH dan Felix pun tutup. Di pasar ini, pada dasarnya TradeXYZ yang paling dominan.