#BinancePickAndWin
#picks
Permainan kompetitif Tiongkok cuju adalah jenis permainan bola yang sangat awal, di mana kaki digunakan; dalam beberapa aspek, mirip dengan sepak bola asosiasi modern. Permainan ini kemungkinan dimainkan sekitar Dinasti Han dan awal Dinasti Qin, berdasarkan bukti dalam sebuah naskah militer dari sekitar abad ke-2 hingga ke-3 SM.[18][19][20] Dalam salah satu versi, permainan terdiri dari pemain yang saling mengoper bola di antara rekan setim tanpa membiarkannya menyentuh tanah (mirip seperti keepie uppie). Dalam versi kompetitifnya, dua tim harus mengoper bola tanpa sampai jatuh, sebelum menendang bola melalui lubang berbentuk lingkaran yang ditempatkan di tengah lapangan. Tidak seperti sepak bola asosiasi, kedua tim tidak saling berinteraksi; mereka hanya tetap berada di sisi berlawanan lapangan.[21] Cuju telah disebut oleh FIFA sebagai bentuk sepak bola paling awal.[7] Versi Jepang dari cuju adalah kemari (蹴鞠), dan berkembang pada periode Asuka.[22] Diketahui bahwa permainan ini dimainkan di lingkungan istana kekaisaran Jepang di Kyoto sekitar tahun 600 M. Dalam kemari, beberapa orang berdiri dalam sebuah lingkaran, dan tujuan permainan adalah mempertahankan bola agar tetap berada di udara selama mungkin, tanpa jatuh.[23]
Kata "sepak bola" umumnya berarti bentuk sepak bola yang paling populer di tempat kata itu digunakan. Cabang olahraga yang secara umum disebut sepak bola meliputi: sepak bola asosiasi (dikenal sebagai soccer di Australia, Kanada, Afrika Selatan, Amerika Serikat, dan kadang-kadang di Irlandia dan Selandia Baru); sepak bola liga Australia; sepak bola Gaelik; sepak bola gridiron (khususnya sepak bola Amerika, arena football, atau Canadian football); sepak bola aturan internasional; sepak bola liga rugby; dan sepak bola rugby union.[4] Berbagai bentuk sepak bola ini memiliki akar yang sama, meski dengan tingkat yang berbeda-beda, dan dikenal sebagai "kode sepak bola".
Ada sejumlah referensi mengenai permainan bola tradisional, kuno, atau prasejarah yang dimainkan di banyak bagian dunia.[5][6][7] Kode sepak bola kontemporer dapat ditelusuri kembali pada pengkodifikasian permainan-permainan tersebut di sekolah-sekolah umum Inggris pada abad ke-19, yang pada gilirannya merupakan perkembangan dari sepak bola abad pertengahan.[8][9] Ekspansi dan kekuatan budaya Britania
#picks
Permainan kompetitif Tiongkok cuju adalah jenis permainan bola yang sangat awal, di mana kaki digunakan; dalam beberapa aspek, mirip dengan sepak bola asosiasi modern. Permainan ini kemungkinan dimainkan sekitar Dinasti Han dan awal Dinasti Qin, berdasarkan bukti dalam sebuah naskah militer dari sekitar abad ke-2 hingga ke-3 SM.[18][19][20] Dalam salah satu versi, permainan terdiri dari pemain yang saling mengoper bola di antara rekan setim tanpa membiarkannya menyentuh tanah (mirip seperti keepie uppie). Dalam versi kompetitifnya, dua tim harus mengoper bola tanpa sampai jatuh, sebelum menendang bola melalui lubang berbentuk lingkaran yang ditempatkan di tengah lapangan. Tidak seperti sepak bola asosiasi, kedua tim tidak saling berinteraksi; mereka hanya tetap berada di sisi berlawanan lapangan.[21] Cuju telah disebut oleh FIFA sebagai bentuk sepak bola paling awal.[7] Versi Jepang dari cuju adalah kemari (蹴鞠), dan berkembang pada periode Asuka.[22] Diketahui bahwa permainan ini dimainkan di lingkungan istana kekaisaran Jepang di Kyoto sekitar tahun 600 M. Dalam kemari, beberapa orang berdiri dalam sebuah lingkaran, dan tujuan permainan adalah mempertahankan bola agar tetap berada di udara selama mungkin, tanpa jatuh.[23]
Kata "sepak bola" umumnya berarti bentuk sepak bola yang paling populer di tempat kata itu digunakan. Cabang olahraga yang secara umum disebut sepak bola meliputi: sepak bola asosiasi (dikenal sebagai soccer di Australia, Kanada, Afrika Selatan, Amerika Serikat, dan kadang-kadang di Irlandia dan Selandia Baru); sepak bola liga Australia; sepak bola Gaelik; sepak bola gridiron (khususnya sepak bola Amerika, arena football, atau Canadian football); sepak bola aturan internasional; sepak bola liga rugby; dan sepak bola rugby union.[4] Berbagai bentuk sepak bola ini memiliki akar yang sama, meski dengan tingkat yang berbeda-beda, dan dikenal sebagai "kode sepak bola".
Ada sejumlah referensi mengenai permainan bola tradisional, kuno, atau prasejarah yang dimainkan di banyak bagian dunia.[5][6][7] Kode sepak bola kontemporer dapat ditelusuri kembali pada pengkodifikasian permainan-permainan tersebut di sekolah-sekolah umum Inggris pada abad ke-19, yang pada gilirannya merupakan perkembangan dari sepak bola abad pertengahan.[8][9] Ekspansi dan kekuatan budaya Britania