Sejarah imbal hasil investasi aset inti global

Seperti yang dikatakan William Sharpe, kunci keberhasilan investasi terletak pada 85% pada alokasi aset yang tepat, 10% pada pemilihan tujuan investasi yang akurat, dan sisanya 5% tergantung pada keberuntungan Tuhan.

Tidak diragukan lagi, alokasi aset sangat memengaruhi imbal hasil portofolio investasi kita. Oleh karena itu, investor yang bijak harus membangun portofolio yang sesuai dengan kemampuan mereka menanggung risiko.

Berikut adalah data imbal hasil historis dari aset inti global terkemuka.

Hingga akhir tahun 2025, tingkat imbal hasil tahunan rata-rata selama lima tahun terakhir adalah sebagai berikut:

- Indeks S&P 500: 14,4%

- Indeks Nasdaq 100: 15,2%

- Indeks Teknologi Informasi (VGT): 17,1%

- Properti AS: 6%

- Emas: 17,3%

- Indeks CSI 300: 0,1%

- Surat Berharga AS jangka pendek: 3,2%

Selama sepuluh tahun terakhir, tingkat imbal hasil tahunan rata-rata mereka adalah:

- Indeks S&P 500: 14,8%

- Indeks Nasdaq 100: 19,5%

- Indeks Teknologi Informasi (VGT): 22,6%

- Properti AS: 7%

- Emas: 14,6%

- Indeks CSI 300: 4,6%

- Surat Berharga AS jangka pendek: 1,9%

Kondisi imbal hasil tahunan rata-rata selama lima belas tahun terakhir adalah sebagai berikut:

- Indeks S&P 500: 14,0%

- Indeks Nasdaq 100: 18,7%

- Indeks Teknologi Informasi (VGT): 19,4%

- Properti AS: 6%

- Emas: 7,3%

- Indeks CSI 300: 4,9%

Sedangkan selama dua puluh tahun terakhir, tingkat imbal hasil tahunan rata-rata aset-aset ini adalah:

- Indeks S&P 500: 14,7%

- Indeks Nasdaq 100: 15,5%

- Indeks Teknologi Informasi (VGT): 15,7%

- Properti AS: 6%

- Emas: 10,7%

- Indeks CSI 300: 10,2%

Jika Anda ingin mendapatkan lebih banyak pengalaman dan wawasan tentang investasi serta keuangan pribadi saya, silakan kunjungi Amazon atau Google Play Books, dan beli buku keuangan saya dalam bahasa Cina berjudul "Jalan Cepat Menuju Kekayaan", atau versi bahasa Inggrisnya "The Shortcut to Wealth: Your Simple Roadmap to Financial Independence".