Departemen Keuangan Amerika Serikat menambahkan empat dompet mata uang kripto yang terhubung dengan Bank Sentral Iran ke daftar sanksinya. Langkah ini muncul setelah runtuhnya gencatan senjata antara kedua negara dan kembalinya serangan udara serta serangan dengan drone. Ini bukan sekadar langkah simbolis: Tether, penerbit USDT, membekukan <US$ 131> juta dalam stablecoin yang disimpan di akun-akun tersebut.
Kisah ini memperkuat tren yang terus menguat dalam beberapa bulan terakhir: penggunaan alat berbasis on-chain sebagai instrumen langsung kebijakan luar negeri Amerika. Dan hal ini memunculkan pertanyaan penting mengenai peran stablecoin dalam sistem keuangan global—baik sebagai sarana untuk menghindari sanksi maupun sebagai mekanisme penegakan (enforcement).