🚨 Popularitas Trump tetap mandek di level kritis, menurut riset baru
Sebuah riset Washington Post/Ipsos menunjukkan bahwa persetujuan Presiden Donald Trump tetap di angka 37%, persis sama dengan indeks yang tercatat pada bulan Februari, sementara penolakan mencapai 61%. Survei tersebut mengindikasikan bahwa meski sudah berbulan-bulan menjabat, Gedung Putih masih belum berhasil memperluas dukungannya di kalangan pemilih Amerika.
Angka-angka ini mencerminkan kesulitan yang terus berlanjut di bidang-bidang yang dianggap menentukan, seperti ekonomi, inflasi, dan kebijakan luar negeri, sehingga meningkatkan tekanan terhadap Partai Republik menjelang pemilu paruh waktu. Jika tren ini berlanjut, partai tersebut dapat menghadapi situasi yang lebih menantang dalam perebutan kendali Kongres.
📊 Kestabilan pada level setajam itu menegaskan bahwa Trump masih menghadapi penolakan yang signifikan di kalangan pemilih, sehingga pemulihan popularitasnya menjadi salah satu tantangan politik utama pada paruh kedua tahun 2026. (washingtonpost.com)
Sebuah riset Washington Post/Ipsos menunjukkan bahwa persetujuan Presiden Donald Trump tetap di angka 37%, persis sama dengan indeks yang tercatat pada bulan Februari, sementara penolakan mencapai 61%. Survei tersebut mengindikasikan bahwa meski sudah berbulan-bulan menjabat, Gedung Putih masih belum berhasil memperluas dukungannya di kalangan pemilih Amerika.
Angka-angka ini mencerminkan kesulitan yang terus berlanjut di bidang-bidang yang dianggap menentukan, seperti ekonomi, inflasi, dan kebijakan luar negeri, sehingga meningkatkan tekanan terhadap Partai Republik menjelang pemilu paruh waktu. Jika tren ini berlanjut, partai tersebut dapat menghadapi situasi yang lebih menantang dalam perebutan kendali Kongres.
📊 Kestabilan pada level setajam itu menegaskan bahwa Trump masih menghadapi penolakan yang signifikan di kalangan pemilih, sehingga pemulihan popularitasnya menjadi salah satu tantangan politik utama pada paruh kedua tahun 2026. (washingtonpost.com)