Menurut CNBC, UBS mengatakan SpaceX bisa memperoleh dorongan jika peluncuran roket mendatangnya berhasil. Analis Gavin Parsons menulis dalam sebuah catatan pada Rabu bahwa perusahaan telah melakukan banyak peningkatan perangkat keras dan perangkat lunak sejak penerbangan terakhir, serta bahwa penerbangan ini akan menunjukkan tonggak baru dan berdampak positif bagi saham. UBS memberi peringkat beli pada SpaceX dengan target harga $210, yang mengindikasikan potensi kenaikan 54% dari penutupan Selasa. Peluncuran roket ke-13 dijadwalkan pada Kamis dan akan berfokus pada penempatan satelit Starlink V3, keandalan mesin, serta reentry yang terkendali. Parsons mengatakan penerbangan ini penting untuk memvalidasi kapabilitas kunci yang diperlukan untuk perkiraan bank terhadap empat peluncuran komersial tahun ini dan 1.588 penerbangan pada 2031. Saham SpaceX kini bergerak sedikit di atas harga penawaran umum perdananya (IPO) sebesar $135, namun telah turun 40% dari puncak $225,64 yang dicapai pada 16 Juni.