Mengapa kemarin aku berani berteriak untuk mengolek (buy the dip) pada Hailishis dan sektor penyimpanan? Hari ini sudah mulai memantul
Selain melihat fundamental, aku ingin membagikan sebuah trik mengolek yang sudah lama kupakai sendiri. Ini hanya cocok untuk aset yang merupakan konsensus global yang sangat bagus; saham sampah tidak berlaku.
Saat pasar banteng (bull market) berlangsung, setiap kali terjadi koreksi besar, aku akan fokus pada satu angka: 30%.
Dari puncak tertinggi turun sampai sekitar 30%, mulai memberi perhatian khusus. Di area ini, dalam banyak kasus, itu adalah dasar koreksi tahap demi tahap.
Kalau 30% tidak mampu bertahan, lalu terus turun sampai 40% dan 50%, maka hampir bisa dipastikan itu adalah kepanikan yang sudah dibunuh sampai titik maksimal.
Di posisi seperti ini, nilai peluangnya (value for money) akan meningkat secara jelas.
Bukan berarti pasti akan berbalik arah.
Tapi untuk menangkap satu gelombang rebound besar—peluangnya sangat tinggi.
Hailishis dari puncak historis 25 Juni di 2.987.000 won Korea turun. Dalam waktu tiga minggu saja sudah jatuh sekitar 40%.
Itulah sebabnya aku berani meneriakkan buy the dip pada posisi ini.
Banyak orang tidak tahu cara buy the dip.
Turun 10% merasa murah, turun 20% masih membeli, turun 30% masih menambah—pada akhirnya semuanya ikut mengolek di setengah jalan gunung, lalu dipotong kerugian dan keluar.
Kamu bisa menelusuri ulang (review) pergerakan historis Bitcoin, lalu lihat lagi keruntuhan besar perak tahun lalu.
Pada saat seperti ini, hampir-hampir adalah saat pasar sedang paling panik. Setelah itu biasanya langsung diikuti rebound besar. Dan pada fase ini, pasar sering masih akan memberi kamu gelombang kabar baik—mungkin kebijakan, mungkin hal lain.
Tentu saja, ini tidak berarti menyuruhmu langsung all-in tanpa berpikir.
Kontrol porsi (manajemen modal). Kamu tetap perlu menilai sendiri.
Buy the moat, ride the bull — Beli parit pertahanan (moat), dan tunggangi bull market.
$SKHYB
$MUB #BTC☀ #AI
Selain melihat fundamental, aku ingin membagikan sebuah trik mengolek yang sudah lama kupakai sendiri. Ini hanya cocok untuk aset yang merupakan konsensus global yang sangat bagus; saham sampah tidak berlaku.
Saat pasar banteng (bull market) berlangsung, setiap kali terjadi koreksi besar, aku akan fokus pada satu angka: 30%.
Dari puncak tertinggi turun sampai sekitar 30%, mulai memberi perhatian khusus. Di area ini, dalam banyak kasus, itu adalah dasar koreksi tahap demi tahap.
Kalau 30% tidak mampu bertahan, lalu terus turun sampai 40% dan 50%, maka hampir bisa dipastikan itu adalah kepanikan yang sudah dibunuh sampai titik maksimal.
Di posisi seperti ini, nilai peluangnya (value for money) akan meningkat secara jelas.
Bukan berarti pasti akan berbalik arah.
Tapi untuk menangkap satu gelombang rebound besar—peluangnya sangat tinggi.
Hailishis dari puncak historis 25 Juni di 2.987.000 won Korea turun. Dalam waktu tiga minggu saja sudah jatuh sekitar 40%.
Itulah sebabnya aku berani meneriakkan buy the dip pada posisi ini.
Banyak orang tidak tahu cara buy the dip.
Turun 10% merasa murah, turun 20% masih membeli, turun 30% masih menambah—pada akhirnya semuanya ikut mengolek di setengah jalan gunung, lalu dipotong kerugian dan keluar.
Kamu bisa menelusuri ulang (review) pergerakan historis Bitcoin, lalu lihat lagi keruntuhan besar perak tahun lalu.
Pada saat seperti ini, hampir-hampir adalah saat pasar sedang paling panik. Setelah itu biasanya langsung diikuti rebound besar. Dan pada fase ini, pasar sering masih akan memberi kamu gelombang kabar baik—mungkin kebijakan, mungkin hal lain.
Tentu saja, ini tidak berarti menyuruhmu langsung all-in tanpa berpikir.
Kontrol porsi (manajemen modal). Kamu tetap perlu menilai sendiri.
Buy the moat, ride the bull — Beli parit pertahanan (moat), dan tunggangi bull market.
$SKHYB
$MUB #BTC☀ #AI
