#grvt #CEXvsDEX101🔥 Sebagai kutu lama yang sudah main kontrak selama tiga tahun, sebelumnya aku selalu terjebak dalam siklus buntu “CEX takut rug pull, DEX susah dipakai sampai mati”, sampai belakangan ini aku coba @grvt_io dan baru sadar ternyata transaksi kontrak bisa begini.
Waktu FTX tumbang, teman sekamarku punya 30 ribu U tapi langsung tidak bisa ditarik. Kejadiannya bikin aku panik, akhirnya semua uang kuberiskan pindah ke on-chain untuk main DEX. Hasilnya, kontrak di chain-nya macet parah—minggu lalu saat terjadi penurunan tajam, pas aku closing position, slippage langsung bikin terseret sampai hilang 200 U.
Yang paling menyebalkan: begitu margin dimasukkan, uang itu seperti tidur seumur hidup, tidak ada bunga sama sekali. Saat posisi kosong, aku bahkan harus memindahkan dana ke tempat lain untuk dapat income, bolak-balik nambah gas fee sampai menghabiskan ratusan.
Yang paling menusuk bagiku dari grvt bukanlah teknologinya yang ZK—tapi fakta bahwa ia memungkinkan margin yang sedang dipakai untuk menghasilkan hampir 10% annualized. Ini di masa lalu bahkan tidak berani kubayangkan. Dan kecepatan transaksinya benar-benar tidak jauh beda dengan CEX: slippage rendah sampai hampir tidak terasa, dan karena self-custody, aku juga tidak perlu takut bursa memakai uang lalu kabur.
Tentu ada kekurangannya yang jelas terlihat: sekarang jumlah mata uang kontrak masih sedikit, banyak koin kecil tidak bisa dimainkan; untuk pengguna baru, antarmukanya agak membingungkan—aku riset berjam-jam baru paham cara mengatur leverage.
Tapi demi poin “membuka posisi masih bisa dapat bunga margin”, aku sudah memindahkan separuh posisi kontrakku. Buat kita para trader kecil, cari sedikit saja itu memang kerja keras—kalau bisa lebih banyak ya ambil saja, tanpa harus tiap hari kepikiran takut bursa rug pull.
#grvt