Awalnya, saya mengira standar hanya penting ketika sistem perlu bertukar data.
Begitulah internet berkembang.

HTTPS menstandarkan komunikasi yang aman.

SMTP menstandarkan pengiriman email.

GPS menstandarkan penentuan posisi.

Masing-masing menyelesaikan masalah yang berbeda, namun semuanya mencapai hasil yang sama. Mereka memberi sistem-sistem yang benar-benar independen sebuah bahasa yang sama.

Itu membuat saya melihat @NewtonProtocol dari sudut pandang yang berbeda.

Bagaimana jika standar berikutnya bukan tentang pertukaran informasi?

Bagaimana jika standar itu tentang menyatakan keputusan?

Saat ini, setiap protokol mendefinisikan izin (permissions) miliknya sendiri, logika otorisasi, dan aturan eksekusinya. Implementasi yang berbeda, asumsi yang berbeda, dan sering kali pekerjaan rekayasa yang sama diulang berkali-kali.

NEWT membuat saya bertanya apakah kebijakan yang dapat diprogram bisa menjadi padanan dari apa yang HTTPS dan SMTP lakukan untuk komunikasi. Bukan fitur tambahan, melainkan kerangka bersama yang dapat dibangun oleh berbagai aplikasi.

Standar tidak menghapus inovasi. Standar menghapus pengulangan.

Saat para pengembang berhenti membangun kembali fondasi yang sama, mereka menghabiskan lebih banyak waktu untuk menciptakan hal-hal yang benar-benar membedakan aplikasi mereka. Itulah cara infrastruktur secara diam-diam mengubah sebuah ekosistem.

Internet tidak menjadi global karena semua orang membangun aplikasi yang sama.

Internet menjadi global karena semua orang mempercayai standar dasar yang sama.

Jika kebijakan yang dapat diprogram mengikuti jalur yang sama, Newton Protocol mungkin lebih dikenang karena membantu mendefinisikan bahasa bersama untuk pengambilan keputusan otonom—bukan semata-mata karena memperkenalkan kapabilitas baru.
Mungkin terobosan terbesar bukanlah yang menambahkan fitur lain. Terobosan terbesar adalah yang membuat seluruh kategori berhenti mengulang-ulang penemuan dirinya sendiri.

@NewtonProtocol #newt $NEWT