Perjalanan Argentina menuju Piala Dunia FIFA 2026 diselimuti kontroversi eksternal yang kian memuncak, menutupi langkah dramatis mereka ke semifinal.
Pemicunya pertama terjadi saat kemenangan pada babak 32 besar melawan Cape Verde, ketika FIFA meluncurkan penyelidikan atas rasisme setelah keributan antara YouTuber Amerika IShowSpeed dan seorang pendukung Argentina.
Ketegangan kembali meningkat pada babak 16 besar melawan Mesir. Keputusan VAR yang diperdebatkan, termasuk gol Mesir yang dianulir dan permohonan penalti yang ditolak, memicu tuduhan keras adanya dugaan keberpihakan FIFA terhadap juara bertahan. Narasi ini diperkuat oleh gambar media sosial viral yang telah dimanipulasi, menampilkan Presiden FIFA Gianni Infantino tampak kesal saat Argentina tertinggal.
Pelatih Lionel Scaloni membalas, menolak tuduhan bias sebagai permusuhan yang tidak berdasar dan menegaskan bahwa kritik yang begitu tajam justru hanya memicu pemberontakan para pemainnya agar berhasil mempertahankan mahkota global mereka.
#BinancePickAndWin $GOOGLB
Pemicunya pertama terjadi saat kemenangan pada babak 32 besar melawan Cape Verde, ketika FIFA meluncurkan penyelidikan atas rasisme setelah keributan antara YouTuber Amerika IShowSpeed dan seorang pendukung Argentina.
Ketegangan kembali meningkat pada babak 16 besar melawan Mesir. Keputusan VAR yang diperdebatkan, termasuk gol Mesir yang dianulir dan permohonan penalti yang ditolak, memicu tuduhan keras adanya dugaan keberpihakan FIFA terhadap juara bertahan. Narasi ini diperkuat oleh gambar media sosial viral yang telah dimanipulasi, menampilkan Presiden FIFA Gianni Infantino tampak kesal saat Argentina tertinggal.
Pelatih Lionel Scaloni membalas, menolak tuduhan bias sebagai permusuhan yang tidak berdasar dan menegaskan bahwa kritik yang begitu tajam justru hanya memicu pemberontakan para pemainnya agar berhasil mempertahankan mahkota global mereka.
#BinancePickAndWin $GOOGLB