#newt Semuanya, selama beberapa hari terakhir saya belum bekerja dengan kemampuan terbaik, dan peringkat saya terus menurun.
Sudah tiga atau empat hari tanpa mendapatkan poin posting apa pun, jadi saya memutuskan untuk melambat, berpikir lebih dalam, dan menciptakan sesuatu yang lebih bermakna. Mari kita lihat apa pendapat kalian.
Setelah menghabiskan lebih banyak waktu untuk mempelajari AI di on-chain, saya mulai berpikir bahwa tantangan sesungguhnya mungkin bukan apakah AI bisa mengeksekusi transaksi, melainkan apakah ia benar-benar memahami maksud di balik setiap izin yang diterimanya.
Banyak diskusi berfokus pada eksploitasi kontrak, tetapi bagaimana jika risiko yang lebih besar justru muncul ketika sebuah AI dengan benar mengikuti instruksi yang tidak lengkap alih-alih menolaknya? Bayangkan meminta AI untuk melindungi portofolio saat volatilitas pasar.
Haruskah AI bebas memutuskan protokol, waktu eksekusi, batas slippage, dan logika retry, atau apakah beberapa keputusan tersebut selalu harus memerlukan lapisan persetujuan lain? Jika sistem mencapai hasil yang menguntungkan melalui jalur yang tidak pernah diperkirakan pengguna, apakah itu masih bisa dianggap sebagai eksekusi yang setia?
Inilah salah satu alasan Newton Protocol menarik perhatian saya.
Visinya untuk menghubungkan otorisasi pengguna, interpretasi maksud, dan eksekusi yang aman sangat menjanjikan, tetapi ada pertanyaan penting yang masih tersisa: bisakah batas-batas eksekusi didefinisikan dengan cukup presisi sehingga AI tidak pernah melenceng dari tujuan awal pengguna? Saya sudah membagikan semua pemikiran saya di atas. Sekarang saya benar-benar ingin mendengar pendapat kalian.
Apakah menurut kalian jenis postingan ini layak mendapat poin? Silakan bagikan pendapat kalian di kolom komentar!
$NEWT #Newt @NewtonProtocol $BEAT $POL
Sudah tiga atau empat hari tanpa mendapatkan poin posting apa pun, jadi saya memutuskan untuk melambat, berpikir lebih dalam, dan menciptakan sesuatu yang lebih bermakna. Mari kita lihat apa pendapat kalian.
Setelah menghabiskan lebih banyak waktu untuk mempelajari AI di on-chain, saya mulai berpikir bahwa tantangan sesungguhnya mungkin bukan apakah AI bisa mengeksekusi transaksi, melainkan apakah ia benar-benar memahami maksud di balik setiap izin yang diterimanya.
Banyak diskusi berfokus pada eksploitasi kontrak, tetapi bagaimana jika risiko yang lebih besar justru muncul ketika sebuah AI dengan benar mengikuti instruksi yang tidak lengkap alih-alih menolaknya? Bayangkan meminta AI untuk melindungi portofolio saat volatilitas pasar.
Haruskah AI bebas memutuskan protokol, waktu eksekusi, batas slippage, dan logika retry, atau apakah beberapa keputusan tersebut selalu harus memerlukan lapisan persetujuan lain? Jika sistem mencapai hasil yang menguntungkan melalui jalur yang tidak pernah diperkirakan pengguna, apakah itu masih bisa dianggap sebagai eksekusi yang setia?
Inilah salah satu alasan Newton Protocol menarik perhatian saya.
Visinya untuk menghubungkan otorisasi pengguna, interpretasi maksud, dan eksekusi yang aman sangat menjanjikan, tetapi ada pertanyaan penting yang masih tersisa: bisakah batas-batas eksekusi didefinisikan dengan cukup presisi sehingga AI tidak pernah melenceng dari tujuan awal pengguna? Saya sudah membagikan semua pemikiran saya di atas. Sekarang saya benar-benar ingin mendengar pendapat kalian.
Apakah menurut kalian jenis postingan ini layak mendapat poin? Silakan bagikan pendapat kalian di kolom komentar!
$NEWT #Newt @NewtonProtocol $BEAT $POL
